Strain Gauge Piezometer
Jika Anda berminat untuk membeli Strain Gauge Piezometer yang disediakan oleh ITG Indonesia, silakan langsung hubungi kami melalui:
PT. Instrumentasi Geoteknik Indonesia
Deskripsi
Strain Gauge Piezometer untuk Monitoring Tekanan Air Pori
Strain Gauge Piezometer SGP-3400 Series merupakan instrumen pengukuran tekanan yang dirancang untuk memantau tekanan air pori tanah dan perubahan level air secara akurat. Perangkat ini menggunakan sensor strain gauge dengan konstruksi diaphragm stainless steel dan housing yang tertutup rapat untuk mendukung penggunaan pada lingkungan geoteknik, hidrogeologi, maupun proyek sipil.
Sensor bekerja dengan mendeteksi tekanan fluida yang diterima oleh diaphragm. Perubahan tekanan akan menyebabkan perubahan pada Wheatstone bridge strain gauge, kemudian signal-conditioning board mengubah respons sensor menjadi output analog 4–20 mA. Sistem ini membuat data sensor mudah diintegrasikan dengan readout maupun data logger untuk monitoring manual dan otomatis.
Sensor Strain Gauge yang Responsif
Pada Strain Gauge Piezometer, elemen Wheatstone bridge dipasang pada diaphragm stainless steel yang sangat sensitif terhadap perubahan tekanan. Ketika tekanan air atau fluida berubah, diaphragm mengalami deformasi kecil yang kemudian menghasilkan perubahan sinyal listrik.
Metode tersebut memungkinkan sensor memberikan respons secara langsung terhadap tekanan yang diterima. Karakteristik ini membuat SGP-3400 sesuai untuk aplikasi yang membutuhkan pemantauan perubahan tekanan secara cepat maupun pemantauan jangka panjang.
Pengukuran Tekanan Air Pori dan Level Air
Fungsi utama Strain Gauge Piezometer adalah memantau tekanan pori pada tanah serta perubahan ketinggian air. Data yang diperoleh dapat membantu engineer mengevaluasi kondisi hidrologi dan geoteknik pada suatu lokasi.
Pengukuran tekanan air pori dapat digunakan untuk mengamati perubahan tekanan selama pekerjaan konstruksi, proses konsolidasi tanah, maupun perubahan kondisi air tanah. Sensor juga dapat diterapkan untuk pengukuran level groundwater pada sumur, borehole, atau struktur yang berhubungan dengan air.
Output 4–20 mA untuk Integrasi Monitoring
SGP-3400 menghasilkan output 4–20 mA sehingga dapat langsung dihubungkan dengan berbagai perangkat akuisisi data yang kompatibel. Format output tersebut umum digunakan pada sistem instrumentasi karena memudahkan transmisi sinyal dari sensor menuju readout, controller, atau data logger.
Integrasi dengan data logger memungkinkan pengguna membuat sistem monitoring otomatis. Data dapat dikumpulkan berdasarkan interval tertentu sehingga perubahan tekanan dan level air dapat dipantau tanpa melakukan pembacaan manual pada setiap waktu.
Pilihan Pressure Range yang Fleksibel
Strain Gauge Piezometer SGP-3400 Series tersedia dalam beberapa pilihan pressure range, mulai dari sekitar 100 kPa hingga 3500 kPa, tergantung konfigurasi sensor. Pilihan range tersebut memberikan fleksibilitas dalam menyesuaikan instrumen dengan kondisi tekanan pada titik pemasangan.
Pemilihan pressure range yang sesuai menjadi hal penting dalam instalasi piezometer. Sensor sebaiknya menggunakan range yang mencakup kondisi tekanan maksimum di lokasi agar pembacaan tetap berada dalam area pengukuran yang sesuai.
Konstruksi Stainless Steel yang Kokoh
Sensor menggunakan stainless steel sealed body dengan porous filter tip. Housing tertutup membantu melindungi komponen internal dari lingkungan luar, sementara filter pada bagian ujung memungkinkan tekanan fluida mencapai diaphragm tanpa membiarkan partikel tertentu masuk ke dalam sistem sensor.
Konstruksi seperti ini membuat Strain Gauge Piezometer sesuai untuk lingkungan yang umum ditemukan pada proyek sipil dan geoteknik, termasuk borehole, sumur, bendungan, reservoir, sungai, dan struktur yang berhubungan dengan air.
Cocok untuk Monitoring Dinamis
SGP-3400 tidak hanya digunakan untuk perubahan tekanan yang berlangsung secara perlahan. Sensor juga cocok untuk dynamic monitoring, termasuk aplikasi seperti pumping test yang membutuhkan respons terhadap perubahan tekanan dalam waktu relatif cepat.
Kemampuan tersebut memberikan fleksibilitas lebih besar dibandingkan instrumen yang hanya digunakan untuk pengamatan tekanan statis. Pengguna dapat memanfaatkan sensor pada berbagai jenis pekerjaan monitoring tergantung kebutuhan proyek.
Pilihan Standard dan Vented
Strain Gauge Piezometer tersedia dalam konfigurasi standard maupun vented. Perbedaan konfigurasi tersebut memungkinkan pengguna memilih sensor berdasarkan metode instalasi serta jenis tekanan yang perlu dipantau.
Sensor dapat dibaca menggunakan handheld readout sederhana maupun dihubungkan dengan data logger untuk sistem monitoring otomatis. Dengan demikian, SGP-3400 dapat diterapkan mulai dari pengukuran lapangan sederhana hingga jaringan instrumentasi yang lebih lengkap.
Akurasi untuk Monitoring Jangka Panjang
Spesifikasi SGP-3400 mencantumkan akurasi lebih baik dari 0,1% F.S. pada konfigurasi yang dipublikasikan Geosense, dengan thermal error kurang dari 0,04% F.S./°C. Rentang temperatur operasi berada pada −20°C hingga +80°C.
Karakteristik tersebut mendukung kebutuhan pengukuran yang memerlukan kestabilan dalam kondisi lingkungan yang berubah. Untuk aplikasi jangka panjang, hasil pembacaan dapat dibandingkan dari waktu ke waktu untuk melihat pola perubahan tekanan.
Aplikasi pada Bendungan dan Struktur Sipil
Strain Gauge Piezometer dapat digunakan pada berbagai aplikasi geoteknik dan hidrogeologi. Pemasangan dapat dilakukan pada water wells, boreholes, dams, reservoirs, rivers, tanks, maupun struktur lain yang membutuhkan pengukuran tekanan air.
Data tekanan juga dapat membantu pekerjaan monitoring kestabilan embankment, evaluasi konsolidasi tanah, pemantauan tekanan di belakang retaining wall, pengamatan uplift pressure pada fondasi, hingga pemantauan kemiringan tanah yang berkaitan dengan perubahan tekanan pori.
Mendukung Sistem Monitoring Otomatis
Karena menggunakan output analog 4–20 mA, SGP-3400 mudah diintegrasikan dengan sistem monitoring yang menggunakan data logger atau perangkat akuisisi analog. Konfigurasi tersebut membantu pengguna membangun jaringan sensor dengan banyak titik pengukuran.
Penggunaan Strain Gauge Piezometer dalam jaringan monitoring memungkinkan engineer mengamati perubahan tekanan pada beberapa lokasi secara bersamaan. Data yang terkumpul dapat menjadi bagian dari evaluasi kondisi tanah, air tanah, dan struktur secara menyeluruh.
ITG Indonesia menyediakan Strain Gauge Piezometer SGP-3400 Series untuk kebutuhan monitoring tekanan air pori, level air tanah, dan pengukuran tekanan fluida pada berbagai proyek geoteknik dan sipil. Dengan sensor strain gauge, output 4–20 mA, konstruksi stainless steel, serta pilihan pressure range yang beragam, perangkat ini mendukung sistem monitoring yang akurat dan dapat diintegrasikan dengan data logger.
Spesifikasi
| ITEM | SPECIFICATION |
| Accuracy | ±0.1% FS T.E.B.* |
| Standard Pressure Ranges | 0 – 1 m through 0 – 300 m |
| Compensated Temp. Range | -10°C to 80°C |
| Field Rangeability | Yes |
| Pressure Output | Current: 4-20 mA Voltage: 0-5V 0-10V |
| Temperature Output | Optional |
| Wetted Materials | Standard 316L SS Polyamide Fluorocarbon |
| Electrical Termination | Vented Hytrel Cable or Sealed Cable |
| Level Range (user-specified) | Infinite between 0 to 3 through 0 to 900 ft. WC |
| Dimensions | 109 mm X Ø21 mm |
Fitur
- Menggunakan sensor Wheatstone bridge strain gauge.
- Dirancang untuk monitoring tekanan air pori dan level air.
- Output analog 4–20 mA.
- Tersedia berbagai pilihan pressure range.
- Konstruksi stainless steel sealed body.
- Dilengkapi porous filter tip.
- Tersedia dalam konfigurasi standard dan vented.
- Cocok untuk monitoring statis maupun dinamis.
- Dapat diintegrasikan dengan data logger.
- Rentang temperatur operasi −20°C hingga +80°C.
Aplikasi
- Monitoring tekanan air pori tanah.
- Monitoring groundwater level.
- Monitoring borehole dan water well.
- Pemantauan bendungan dan reservoir.
- Monitoring embankment stability.
- Pemantauan tekanan di belakang retaining wall.
- Monitoring uplift pressure pada fondasi.
- Pengukuran tekanan pada sungai dan badan air.
- Pumping test dan dynamic pressure monitoring.
- Instrumentasi geoteknik dan hidrogeologi.






