Rain Gauge Tipping Bucket Untuk Pengukuran Curah Hujan Rika RK400-07

Jika Anda berminat untuk membeli Rain Gauge Tipping Bucket Untuk Pengukuran Curah Hujan Rika RK400-07 yang disediakan oleh PT ITG INDONESIA, silakan langsung hubungi kami melalui:

PT. ITG INDONESIA

Deskripsi

Rain Gauge Tipping Bucket Rika RK400-07 untuk Pengukuran Curah Hujan

Rain Gauge Tipping Bucket Rika RK400-07 dari ITGINDONESIA merupakan instrumen untuk mengukur curah hujan secara otomatis dan akurat. Sensor ini menggunakan mekanisme tipping bucket yang mengubah volume air hujan menjadi sinyal pulsa. Dengan demikian, sistem dapat mencatat data curah hujan secara konsisten untuk kebutuhan meteorologi dan hidrologi.

RK400-07 memiliki rain collector berdiameter 200 mm dengan kemiringan 40–45°. Kolektor tersebut menangkap air hujan lalu mengarahkannya menuju mekanisme tipping bucket. Ketika volume air mencapai kapasitas kalibrasi, bucket akan bergerak dan mengosongkan air. Setiap siklus menghasilkan sinyal yang dapat diteruskan menuju data logger atau sistem pencatat elektronik.

Mekanisme Tipping Bucket yang Praktis

Prinsip kerja RK400-07 memanfaatkan bucket yang terbagi menjadi dua ruang dan berputar pada titik tengah. Air hujan mengisi salah satu sisi hingga mencapai kapasitas tertentu. Setelah itu, bucket melakukan gerakan tipping dan mengalihkan sisi lainnya ke posisi pengumpulan air. Siklus tersebut terus berlangsung selama hujan turun.

Gerakan tipping kemudian mengaktifkan reed switch secara magnetis. Sistem mengubah setiap proses tersebut menjadi sinyal pulsa untuk pencatatan curah hujan. Karena mekanisme bekerja secara otomatis, pengguna dapat mengintegrasikan sensor dengan data logger untuk memperoleh data pengukuran tanpa pencatatan manual.

Resolusi dan Akurasi Pengukuran

RK400-07 memiliki resolusi pengukuran sebesar 0,5 mm dan mampu mengukur intensitas curah hujan hingga 4 mm/menit. Sensor juga menerima intensitas hujan hingga maksimum 10 mm/menit. Pada pengujian dengan intensitas hujan 2 mm/menit, sensor mencapai akurasi ±4% melalui pengujian statis dalam ruangan.

Spesifikasi tersebut membuat RK400-07 sesuai untuk sistem yang membutuhkan pemantauan curah hujan secara berkala. Data yang dihasilkan dapat membantu operator menganalisis pola hujan, perubahan intensitas, serta kondisi lingkungan. Selain itu, integrasi dengan sistem pencatat data memungkinkan hasil pengukuran tersimpan untuk analisis lebih lanjut.

Konstruksi untuk Penggunaan Outdoor

RK400-07 menggunakan kolektor berbahan stainless steel 304 dan tipping bucket berbahan ABS. Kombinasi material tersebut memberikan konstruksi yang sesuai untuk penggunaan di luar ruangan. Sensor juga memiliki filter kolektor yang dapat dilepas untuk membantu mencegah daun dan kotoran masuk ke mekanisme pengukuran.

Desain tersebut membantu menjaga aliran air menuju tipping bucket tetap lancar. Selain itu, outlet memiliki perlindungan terhadap serangga sehingga membantu mengurangi potensi gangguan pada jalur keluaran. RK400-07 juga menawarkan desain kompak yang memudahkan pemasangan pada sistem stasiun pemantauan.

Pilihan Output untuk Sistem Monitoring

RK400-07 menyediakan output reed switch pulse dan RS485. Output pulsa dapat diteruskan menuju perangkat pencatat untuk menghitung setiap siklus tipping. Sementara itu, RS485 mendukung integrasi dengan sistem monitoring digital yang membutuhkan komunikasi data melalui jaringan perangkat. Konfigurasi ini membuat sensor fleksibel untuk berbagai sistem akuisisi data.

Sensor memiliki batas tegangan beban maksimum 30 VDC dan arus beban maksimum 20 mA pada konfigurasi output pulsa. Untuk output RS485, sensor menggunakan suplai 12–24 VDC. Dengan pilihan tersebut, pengguna dapat menyesuaikan instalasi RK400-07 dengan perangkat monitoring yang tersedia.

Dukungan Pemantauan di Berbagai Bidang

RK400-07 dapat mendukung Automatic Weather Station, stasiun cuaca, serta stasiun pengukuran curah hujan. Sensor juga cocok untuk kebutuhan hidrometri, pertanian, kehutanan, dan monitoring lapangan. Data curah hujan yang terkumpul dapat membantu pengelolaan sumber daya air serta pemantauan kondisi lingkungan.

Dalam pengelolaan sumber daya air, informasi curah hujan membantu mendukung pemantauan waduk, sistem penyediaan air, dan upaya pencegahan banjir. Oleh karena itu, integrasi RK400-07 dengan sistem pencatatan data dapat meningkatkan efisiensi pemantauan secara berkelanjutan.

RK400-07 dari ITGINDONESIA

ITGINDONESIA menyediakan Rain Gauge Tipping Bucket Rika RK400-07 untuk kebutuhan pengukuran curah hujan otomatis. Kombinasi mekanisme tipping bucket, resolusi 0,5 mm, konstruksi stainless steel 304, dan pilihan output membuat sensor ini sesuai untuk berbagai aplikasi monitoring.

Dengan rancangan yang praktis dan kemampuan integrasi yang fleksibel, RK400-07 dapat menjadi bagian penting dalam sistem pemantauan meteorologi dan hidrologi. Sensor ini membantu pengguna memperoleh data curah hujan secara terukur untuk mendukung analisis, pengelolaan lingkungan, dan pengambilan keputusan berbasis data.

Like & Share this post:

Spesifikasi

Parameter SpesifikasiDetail Deskripsi Teknis
Model ProdukRain Gauge Tipping Bucket Untuk Pengukuran Curah Hujan Rika RK400-07
Prinsip PengukuranPrecision Tipping Bucket Mechanism (Ember Jungkit Akurat)
Diameter Corong PenampungØ 200 mm (Sesuai Standar Pengamatan Meteorologi)
Resolusi Curah Hujan0.1 mm / 0.2 mm / 0.5 mm (Dapat Disesuaikan)
Akurasi Pengukuran± 3% (pada laju hujan standar)
Rentang Laju Hujan0 – 4 mm/menit
Sinyal Output & KomunikasiPulse Output (Dry Contact Reed Switch) / RS485 Modbus-RTU (Opsional)
Material Casing BodyHigh-Strength UV-Stabilized Engineered Alloy / Polymer Body
Tingkat Perlindungan IP & SuhuIP65 Weatherproof / Operasional -20°C hingga +70°C
Catu Daya (Power Supply)Passive Dry Contact (Tanpa Daya) / 5 – 24 VDC (Untuk Output RS485)
Like & Share this post:

Fitur Unggulan

  • Mekanisme Tipping Bucket Presisi: Ember jungkit terkalibrasi yang merespons setiap tetesan air hujan secara konsisten.
  • Konstruksi Tangguh & Tahan Weatherproof: Tahan terhadap keausan iklim ekstrem, paparan radiasi UV, dan korosi outdoor.
  • Filter Penyaring Kotoran Terintegrasi: Mencegah masuknya dedaunan dan serangga ke dalam ruang ember jungkit internal.
  • Waterpass Internal untuk Kemudahan Instalasi: Memudahkan perataan posisi dudukan sensor pada tiang stasiun cuaca.
  • Pilihan Output Fleksibel: Mendukung sinyal impuls pulsa serta komunikasi digital RS485 Modbus-RTU.
Like & Share this post:

Aplikasi

  • Stasiun Pemantauan Cuaca Otomatis (AWS): Sensor presipitasi utama untuk jaringan meteorologi dan klimatologi.
  • Pengelolaan Sumber Daya Air & Waduk: Monitoring pasokan air hujan untuk kalkulasi neraca air dan reservoir.
  • Sistem Peringatan Dini Banjir (Early Warning System): Pemantauan akumulasi intensitas hujan pada daerah aliran sungai (DAS).
  • Pertanian Presisi & Perkebunan: Pengukuran curah hujan presisi untuk optimasi irigasi dan jadwal pemupukan.
  • Riset Sains Iklim & Lingkungan: Pengumpulan data presipitasi harian yang valid untuk studi meteorologi.
Like & Share this post: