Pyranometer SDI-12 Untuk Pengukuran Radiasi Matahari Rika RK200-03

Jika Anda berminat untuk membeli Pyranometer SDI-12 Untuk Pengukuran Radiasi Matahari Rika RK200-03 yang disediakan oleh PT. Instrumentasi Geoteknik Indonesia, silakan langsung hubungi kami melalui:

PT. Instrumentasi Geoteknik Indonesia

Deskripsi

Pyranometer SDI-12 Rika RK200-03

Pyranometer SDI-12 Rika RK200-03 merupakan sensor pengukuran radiasi matahari yang menggunakan prinsip termopile untuk menghasilkan data intensitas radiasi secara akurat. Sensor mengubah perbedaan temperatur pada elemen termopile menjadi sinyal listrik yang nilainya berbanding lurus dengan radiasi matahari yang diterima permukaan sensor. Desain ini mendukung pemantauan radiasi secara kontinu pada sistem pengukuran cuaca dan energi surya.

RK200-03 memiliki rentang pengukuran 0–2000 W/m² dengan rentang spektral 300–3200 nm. Kombinasi rentang tersebut memungkinkan sensor menangkap radiasi matahari dalam spektrum yang luas. Selain itu, perangkat menggunakan komunikasi SDI-12 sehingga pengguna dapat mengintegrasikannya dengan data logger atau sistem akuisisi data yang mendukung protokol tersebut.

Teknologi Termopile untuk Pengukuran Radiasi

Pyranometer SDI-12 ini bekerja berdasarkan prinsip termoelektrik. Elemen sensor menggunakan termopile dengan banyak kontak dan permukaan berlapis hitam yang memiliki tingkat penyerapan radiasi tinggi. Ketika permukaan sensor menerima radiasi matahari, muncul perbedaan temperatur antara kontak panas dan sambungan dingin di dalam bodi.

Perbedaan temperatur tersebut menghasilkan gaya gerak listrik yang kemudian menjadi dasar pengukuran radiasi matahari. RK200-03 juga menggunakan rangkaian kompensasi temperatur untuk mengurangi pengaruh perubahan suhu lingkungan terhadap karakteristik pengukuran. Dengan pendekatan tersebut, sensor dapat mempertahankan kestabilan pembacaan pada kondisi lingkungan yang berubah.

Komunikasi SDI-12 untuk Akuisisi Data

Keunggulan utama pyranometer SDI-12 Rika RK200-03 terletak pada penggunaan SDI-12 sebagai output komunikasi. Protokol ini dirancang untuk menghubungkan sensor lingkungan dengan data logger melalui komunikasi digital sehingga proses pengambilan data dapat berlangsung secara otomatis.

Penggunaan SDI-12 memudahkan integrasi sensor dengan sistem monitoring yang membutuhkan pencatatan radiasi secara berkala. Data hasil pengukuran dapat dikirim menuju perangkat akuisisi yang kompatibel tanpa memerlukan pembacaan manual. Sistem tersebut juga mendukung pengembangan stasiun monitoring yang menggabungkan beberapa parameter lingkungan dalam satu jaringan.

Rentang Pengukuran hingga 2000 W/m²

RK200-03 memiliki rentang pengukuran 0–2000 W/m² dengan sensitivitas 7–14 μV/(W/m²). Sensor memiliki non-linearitas hingga ±2% FS dan waktu respons maksimal sekitar 20 detik pada 99%. Spesifikasi tersebut mendukung kebutuhan pemantauan perubahan radiasi matahari secara kontinu.

Stabilitas sensor mencapai ±2% per tahun, sedangkan zero drift tercatat sekitar ±5 W/m² pada kondisi pengujian yang ditentukan. Karakteristik tersebut membantu menjaga konsistensi data selama penggunaan jangka panjang sehingga hasil pengukuran dapat digunakan sebagai bagian dari sistem pencatatan radiasi matahari.

Konstruksi untuk Penggunaan Outdoor

Pyranometer SDI-12 Rika RK200-03 dirancang untuk penggunaan di lingkungan luar ruangan. Sensor memiliki rentang temperatur operasional -40°C hingga +80°C dan tingkat perlindungan IP65. Karakteristik tersebut membantu perangkat menghadapi variasi temperatur serta paparan lingkungan selama digunakan sebagai bagian dari sistem monitoring.

Sensor juga dilengkapi visual desiccant window yang membantu pengguna memeriksa kondisi bahan pengering di dalam perangkat. Fitur tersebut penting untuk menjaga kondisi bagian optik dan membantu mempertahankan performa sensor selama penggunaan dalam jangka panjang.

Instalasi dan Perawatan Pyranometer

Pemasangan pyranometer SDI-12 membutuhkan posisi yang tepat agar permukaan sensor dapat menerima radiasi matahari tanpa terhalang. Sensor sebaiknya ditempatkan pada area terbuka dan bebas dari bayangan benda di sekitarnya. Posisi horizontal juga perlu disesuaikan sebelum sensor dikencangkan pada bracket.

Pengguna perlu memeriksa permukaan sensor dan filter secara berkala untuk memastikan tidak terdapat debu atau kotoran yang mengganggu penerimaan radiasi. Bahan pengering juga perlu diperhatikan agar tetap dalam kondisi baik. Rika merekomendasikan kalibrasi ulang sensitivitas setelah penggunaan selama sekitar dua tahun.

Keunggulan Pyranometer SDI-12 Rika RK200-03

Pyranometer SDI-12 Rika RK200-03 menggabungkan prinsip termopile, sensitivitas tinggi, rentang pengukuran hingga 2000 W/m², dan komunikasi digital SDI-12 dalam satu perangkat. Sensor juga memiliki konsumsi daya rendah serta konstruksi yang mendukung penggunaan pada lingkungan luar ruangan.

Dengan kemampuan mengukur radiasi matahari secara kontinu dan mengirimkan data melalui protokol SDI-12, RK200-03 menjadi solusi praktis untuk sistem monitoring yang membutuhkan data radiasi secara otomatis. Perangkat dapat menjadi bagian dari sistem akuisisi data sehingga pengguna dapat memperoleh informasi radiasi secara konsisten tanpa proses pengukuran manual.

Untuk mendapatkan Pyranometer SDI-12 Rika RK200-03 serta perangkat monitoring cuaca dan radiasi lainnya, Anda dapat melihat informasi produk melalui website ITG Indonesia. Tersedia berbagai solusi instrumentasi untuk kebutuhan meteorologi, energi surya, pertanian, dan sistem monitoring lingkungan.

Like & Share this post:

Spesifikasi

Parameter SpesifikasiDetail Deskripsi Teknis
Model ProdukPyranometer SDI-12 Untuk Pengukuran Radiasi Matahari Rika RK200-03
Spektrum Respon (Spectral Range)300 – 1100 nm (Silicon Photodiode) / 300 – 3000 nm (Thermopile Option)
Rentang Pengukuran Radiasi0 – 2000 W/m²
Akurasi Pengukuran± 5% (Terkalibrasi terhadap standar radiasi matahari)
Protokol Komunikasi DataSDI-12 (v1.3 Standard Protocol) / Opsi RS485 Modbus
Waktu Respon (Response Time)< 5 Detik (Sangat Responsif)
Tegangan Catu Daya (Power Supply)5 – 12 VDC / 9 – 24 VDC (Ultra-Low Power Consumption)
Tingkat Perlindungan IP & MaterialIP65 Weatherproof Anodized Aluminum Enclosure & Optical Glass Dome
Sensitivitas Temperatur (Temperature Coefficient)± 0.15% / °C
Suhu Operasional Kerja-40°C hingga +80°C
Like & Share this post:

Fitur Unggulan

  • Protokol Komunikasi Standar SDI-12: Memudahkan integrasi multi-sensor ke satu jalur komunikasi data logger secara efisien.
  • Konsumsi Daya Ekstra Rendah: Sangat ideal untuk stasiun cuaca remote yang mengandalkan baterai atau sistem catu daya panel surya.
  • Kubah Kaca Optik Presisi: Melindungi elemen detektor dari kontaminasi serta meminimalkan bias refleksi cahaya matahari.
  • Waterpass & Leveling Screw Terintegrasi: Menjamin ketepatan posisi pasang horizontal untuk akurasi pembacaan sudut radiasi.
  • Konstruksi Anodized Aluminum IP65: Tahan terhadap paparan radiasi sinar UV intensif, korosi cuaca, dan intrusi debu/air.
Like & Share this post:

Aplikasi

  • Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS / Solar Farm): Pemantauan fluks radiasi surya untuk kalkulasi Performance Ratio (PR).
  • Stasiun Pemantauan Cuaca Otomatis (AWS): Akuisisi data radiasi global untuk jaringan meteorologi dan observasi iklim.
  • Pertanian Presisi (Smart Agriculture): Pengukuran tingkat penerimaan cahaya tanaman untuk estimasi pematangan dan evapotranspirasi.
  • Penelitian Arsitektur & Efisiensi Energi Gedung: Studi rasio penerimaan kalor radiasi matahari pada desain bangunan hijau.
  • Riset Lingkungan & Sains Atmosfer: Studi pemodelan perubahan iklim mikro dan kesetimbangan energi bumi.
Like & Share this post: