Ackcio BEAM-VW-S8 – Wireless Data Logger Vibrating Wire Multi-Sensor
BEAM-VW-S8 membaca hingga delapan sensor vibrating wire dalam satu node nirkabel — solusi terpusat untuk klaster piezometer, load cell, dan instrumen struktur di satu area.
Deskripsi
Ketika satu area membutuhkan banyak instrumen vibrating wire — rentetan piezometer di sepanjang bendungan, deretan load cell pada abutmen jembatan, atau klaster strain gauge pada struktur masif — memasang node terpisah untuk tiap sensor adalah pemborosan. Ackcio BEAM-VW-S8 memusatkan semuanya: satu node nirkabel yang membaca hingga delapan sensor vibrating wire sekaligus.
Delapan Sensor, Satu Pintu Data
BEAM-VW-S8 adalah versi multi-channel dari lini vibrating wire node Ackcio. Ia mengumpulkan data dari beberapa instrumen kawat getar yang berdekatan dalam satu perangkat, lalu mengirim semuanya bersamaan melalui jaringan mesh nirkabel. Satu instalasi melayani satu klaster penuh — jauh lebih ringkas daripada delapan titik perangkat terpisah.
Konfigurasi ini menjadi komponen wajib pada proyek yang mengharuskan pembacaan banyak instrumen di lokasi berdekatan: sumur-sumur piezometer yang berderet, sistem load cell, atau instrumen penopang struktur jembatan berskala besar.
Tumbuh Bersama Kebutuhan Proyek
Melalui jaringan mesh Ackcio pada pita 863–870 MHz atau 902–928 MHz, BEAM-VW-S8 terhubung dengan jangkauan hingga 5 km line-of-sight dan dapat digabungkan dengan node analogue, digital, tiltmeter, maupun repeater dalam satu jaringan hingga 50 node. Semua data bermuara ke satu dashboard, satu sistem, satu tampilan, untuk seluruh instrumentasi proyek.
Konsultasi dengan Tim ITG Indonesia
Perlu memastikan jumlah kanal dan jenis sensor yang tepat untuk klaster instrumentasi Anda? Diskusikan dengan tim ITG Indonesia via email contact.itgindonesia@gmail.com atau WhatsApp +62 821-6277-6495.
Fitur Unggulan
- Perangkat lebih sedikit — satu housing, satu baterai, satu titik instalasi untuk delapan aliran data vibrating wire.
- Data tersinkron — seluruh sensor dibaca dalam siklus yang sama, sehingga korelasi antarparameter (misalnya tekanan pori vs deformasi) akurat secara waktu.
- Instalasi lebih cepat — kru lapangan memasang satu node per klaster, bukan delapan.
- Standar ketahanan BEAM — proteksi IP67, enkripsi AES128 end-to-end, dan konsumsi daya idle di bawah 20µA untuk operasi jangka panjang di lokasi terpencil.
Spesifikasi
| Spesifikasi | BEAM-VW-S1 | BEAM-VW-S8 |
|---|---|---|
| Model | ||
| Dukungan sensor | 1 sensor (1 kanal vibrating wire, 1 pulse counter, 1 kanal termistor) | 8 sensor (8 kanal vibrating wire, 8 kanal termistor) |
| Mekanis | ||
| Dimensi | 100 mm x 100 mm x 80 mm | 220 mm x 140 mm x 80 mm |
| Berat | 0,7 kg | 1,7 kg |
| Material | Aluminium die-cast | Aluminium die-cast |
| Pengukuran Vibrating Wire | ||
| Modul vibrating wire | Konverter analog-ke-digital diferensial 12-bit | |
| Laju pengukuran | 5 sampel per detik dengan filter moving average ukuran variabel setelah penguncian frekuensi resonansi | |
| Durasi pengukuran | 5 detik per siklus pengukuran; gelombang eksitasi: sapuan 8V peak-to-peak | |
| Spesifikasi pembacaan vibrating wire | Rentang pengukuran: 450–6000 Hz Resolusi: 0,01 Hz Akurasi: ±0,04% FS | |
| Spesifikasi pembacaan termistor | Rentang pengukuran: -20°C s.d. +80°C (termistor 3K) Resolusi: 0,1°C Akurasi: ±0,2°C | |
| Tegangan input maksimum tanpa kerusakan | 3,6 V DC maks. | |
| Resistansi input sensor | 50 Ohm | |
| Input | ||
| Input diferensial analog | 1 kanal vibrating wire, 1 kanal termistor, 1 pulse counter | 8 kanal vibrating wire, 8 kanal termistor |
| Pengkabelan | Push-in CAGE CLAMP (0,2–1,5 mm² / 24–16 AWG) | |
| MCU / Periferal Hemat Daya | ||
| Mikrokontroler | Arm® Cortex®-M3 48 MHz 32-bit ultra-low-power | |
| Memori | Flash 128 KB, SRAM 20 KB ultra-low-leakage | |
| Jam (RTC) | RTC presisi tinggi dengan kompensasi suhu otomatis (10 ppm pada -40°C s.d. +80°C) | |
| Sensor internal | Sensor suhu (rentang -40°C s.d. +80°C, resolusi 0,01°C, akurasi ±1,8°C) Sensor barometer (rentang 300–1100 hPa, resolusi 0,18 Pa, akurasi ±1,7 hPa) | |
| Flash eksternal | 8 MB | |
| Antarmuka | ||
| Indikator LED | SYS – indikasi status sistem SENS – indikasi status sensing | |
| Tombol | TEST – menguji node RESET – me-reset node FORMAT – reset ke pengaturan pabrik | |
| Port USB | USB 2.0 full speed (konektor Micro-B), 5 V, maks. 500 mA untuk OTG ponsel dan unduh data ke perangkat seluler | |
| Konektor IDC10 | Hanya untuk pemrograman firmware | |
| Spesifikasi RF & Mesh | ||
| Pita frekuensi radio | Pita ISM 863–870 MHz, 902–928 MHz | |
| Daya pancar | Hingga 1 W (30 dBm) | |
| Modulasi | 2-GFSK | |
| Sertifikasi | FCC: 2AT8M-VW-S1-V3X0 IC: 27349-VWS1V3X0 CE/RED, RCM (Australia & Selandia Baru) Anatel (Brasil) | FCC: 2AT8M-VW-S8-V3X0 IC: 27349-VWS8V3X0 CE/RED, RCM (Australia & Selandia Baru) Anatel (Brasil), MoC (Israel) |
| Antena | Antena stub ¼ λ dengan konektor SMA | |
| Kecepatan data link | 50 kbps | |
| Keamanan data | Enkripsi AES-128 end-to-end | |
| Jumlah hop | Hingga 12 | |
| Ukuran jaringan | Hingga 50 node | |
| Jangkauan* | Line-of-sight: hingga 5 km Perkotaan: hingga 1 km Bawah tanah: hingga 500 m | |
| Perangkat Lunak & Firmware | ||
| Firmware | Ackcio Mesh: firmware jaringan mesh jarak jauh dan hemat daya dari Ackcio | |
| Perangkat lunak | Ackcio Nimbus: aplikasi Android untuk setup perangkat, pemantauan jaringan, dan troubleshooting | |
| Proteksi | ||
| Proteksi sirkuit | Proteksi surja (tegangan breakdown DC 60 V (±20% @100 V/µs); tegangan breakdown impuls 500 V (@5 kV/µs) tipikal) Proteksi hubung singkat pada output daya Proteksi suplai terbalik | |
| Proteksi ESD | 15 kV | |
| Kebutuhan Daya Sistem | ||
| Tegangan suplai | 2,7 V s.d. 4 V | |
| Baterai internal (non-rechargeable) | 1 x D-Cell Li-SOCl2 3,6 V nominal Kapasitas rekomendasi 19 Ah | 2 x D-Cell Li-SOCl2 3,6 V nominal Kapasitas rekomendasi 19 Ah |
| Konsumsi arus tipikal | <20 µA saat idle <100 mA saat mode RX <300 mA saat mode TX (tergantung pengaturan daya output RF) | |
| Kondisi Lingkungan | ||
| Suhu operasional | -40°C s.d. +80°C | |
| Tingkat proteksi | IP67 | |
*Jangkauan berdasarkan daya pancar 30 dBm. Jarak transmisi aktual dapat bervariasi tergantung kondisi pemasangan.
| Model | Baterai | 5 mnt | 10 mnt | 15 mnt | 30 mnt | 60 mnt | 360 mnt |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Estimasi Masa Pakai Baterai (bulan) berdasarkan Frekuensi Sampling | |||||||
| BEAM-VW-S1 | 1 x 19 Ah D-Size Li-SOCl2 | 3 | 6 | 8 | 12 | 14 | 18 |
| BEAM-VW-S8 | 2 x 19 Ah D-Size Li-SOCl2 | 1 | 2 | 3 | 6 | 9 | 24 |
Catatan: tabel di atas hanya untuk referensi. Estimasi dihitung pada kondisi cuaca tipikal Singapura dengan daya pancar radio 21 dBm. Masa pakai baterai aktual dapat bervariasi tergantung kondisi pemasangan dan topologi jaringan mesh yang terbentuk.
| Model | Deskripsi |
|---|---|
| Braket / Pelat Pemasangan | |
| BEAM-BK-SM | Braket pemasangan serbaguna kecil (vertikal/horizontal/tiang) beserta sekrup pemasangan |
| BEAM-BK-LG | Braket pemasangan serbaguna besar (vertikal/horizontal/tiang) beserta sekrup pemasangan |





