Ackcio BEAM-AN-S4 – Wireless Data Logger Analog Multi-Sensor
Satu node BEAM-AN-S4 menampung hingga empat sensor analog sekaligus — solusi ringkas untuk klaster instrumen geoteknik yang berdekatan tanpa kabel-kabel berserakan.
Deskripsi
Di banyak proyek, sensor-sensor analog tidak berdiri sendiri. Satu area pemantauan bisa berisi beberapa piezometer dalam satu sumur, deretan load cell pada satu struktur, atau kombinasi instrumen yang saling berdekatan. Memasang satu node untuk tiap sensor jelas boros. Ackcio BEAM-AN-S4 Wireless Data Logger Analog Multi-Sensor menjawab kebutuhan itu: satu node nirkabel yang membaca hingga empat sensor analog sekaligus.
Satu Node, Empat Sensor, Nol Kabel
BEAM-AN-S4 adalah versi multi-channel dari lini analogue node Ackcio. Keempat kanal analognya menampung instrumen-instrumen yang terpasang berdekatan — misalnya kumpulan inclinometer, beberapa piezometer di sumur pantau, atau instrumen struktural kompleks di area pertambangan dan proyek sipil strategis. Semua data dikirim bersamaan melalui jaringan mesh nirkabel Ackcio BEAM ke pusat monitoring.
Pendekatan ini memangkas jumlah perangkat di lapangan secara signifikan: satu housing, satu titik instalasi, satu koneksi jaringan — untuk empat aliran data.
Skalabel Mengikuti Kebutuhan Proyek
BEAM-AN-S4 berkomunikasi pada pita frekuensi 863–870 MHz atau 902–928 MHz dengan jangkauan hingga 5 km line-of-sight, 1 km di area urban, dan 500 m di bawah tanah. Satu jaringan mesh menampung hingga 50 node, sehingga klaster-klaster sensor di berbagai zona proyek tetap terhubung dalam satu sistem. Penambahan titik pantau baru tidak memerlukan pembangunan ulang jaringan.
Cocok Untuk
- Klaster piezometer dalam satu sumur pantau di bendungan atau reklamasi
- Deretan load cell pada dinding penahan tanah atau jembatan
- Kombinasi instrumen analog di stasiun pantau lereng tambang
- Area pemantauan terpusat dengan beberapa parameter sekaligus
Konsultasi dengan Tim ITG Indonesia
Perlu memastikan kompatibilitas sensor analog Anda dengan kanal-kanal BEAM-AN-S4? Tim ITG Indonesia siap membantu — hubungi kami melalui email contact.itgindonesia@gmail.com atau WhatsApp +62 821-6277-6495 untuk diskusi teknis dan penawaran.
Fitur Unggulan
- Lebih sedikit perangkat, lebih sedikit titik kegagalan — satu node menggantikan empat unit single-channel beserta aksesorinya.
- Instalasi lebih cepat — teknisi hanya memasang dan mengkonfigurasi satu perangkat di tiap klaster sensor.
- Data tersinkron otomatis — keempat sensor dibaca dalam satu siklus, memudahkan korelasi antarparameter saat analisis.
- Siap untuk lingkungan keras — proteksi IP67 terhadap debu dan air, enkripsi data AES128, dan konsumsi daya idle di bawah 20µA, warisan standar platform Ackcio BEAM.
Spesifikasi
| Spesifikasi | BEAM-AN-S1 | BEAM-AN-S4 |
|---|---|---|
| Model | ||
| Dukungan sensor | 1 sensor (2 kanal analog dan 1 kanal termistor) | 4 sensor (8 kanal analog dan 4 kanal termistor) |
| Mekanis | ||
| Dimensi | 100 mm x 100 mm x 80 mm | 220 mm x 140 mm x 80 mm |
| Berat | 0,7 kg | 1,7 kg |
| Material | Aluminium die-cast | Aluminium die-cast |
| Pengukuran Analog | ||
| ADC | Konverter analog-ke-digital diferensial low-noise 24-bit (22 true bit) Auto-kalibrasi dan auto-range Filter Sinc-3 untuk penolakan noise suplai 50–60 Hz | |
| Laju pengukuran | Akuisisi data 50 SPS dengan filter moving average ukuran variabel | |
| Durasi pengukuran | 3,2 detik @ 50 sampel per detik dengan ukuran filter rata-rata 15 | |
| Waktu pemanasan instrumen | Dapat dikonfigurasi pengguna Min: 1 detik Maks: 2 menit | |
| Opsi catu daya untuk sensor | Output daya terkonfigurasi: 5 V @ 100 mA, 12 V @ 90 mA, 24 V @ 40 mA Output daya tetap: -12 V @ -20 mA (12VN), 5 V @ 40 mA (PBRG) Catatan: semua modul daya dalam toleransi ±5% | |
| Sensor output tegangan | Rentang pengukuran: ±10 V Resolusi: 0,0001 V Akurasi: ±0,05% FS | |
| Sensor output current loop | Rentang pengukuran: 0–20 mA Resolusi: 0,005 mA Akurasi: ±0,05% FS | |
| Sensor wheatstone bridge & potensiometer* | Resistansi minimum: 120 Ohm Resolusi: 1 µV/V Akurasi: 0,1% FS *Didukung menggunakan adaptor wheatstone bridge *Hubungi Ackcio untuk dukungan half dan quarter wheatstone bridge | |
| Spesifikasi termistor | Rentang pengukuran: -20°C s.d. +80°C (termistor 3K) Resolusi: 0,1°C Akurasi: ±0,2°C | |
| Batas input absolut | ±12 V | |
| Tegangan input maksimum tanpa kerusakan | ±10% maks. (tegangan input konektor dari nilai nominal) | |
| Input | ||
| Input diferensial analog | 2 input diferensial + 1 input single-ended (untuk termistor) | 8 input diferensial + 4 input single-ended (untuk termistor) |
| Pengkabelan | Push-in CAGE CLAMP (0,2–1,5 mm² / 24–16 AWG) | |
| MCU / Periferal Hemat Daya | ||
| Mikrokontroler | Arm® Cortex®-M3 48 MHz 32-bit ultra-low-power | |
| Memori | Flash 128 KB, SRAM 20 KB ultra-low-leakage | |
| Jam (RTC) | RTC presisi tinggi dengan kompensasi suhu otomatis (10 ppm pada -40°C s.d. +80°C) | |
| Sensor internal | Sensor suhu (rentang -40°C s.d. +80°C, resolusi 0,01°C, akurasi ±1,8°C) Sensor barometer (rentang 300–1100 hPa, resolusi 0,18 Pa, akurasi ±1,7 hPa) | |
| Flash eksternal | 8 MB | |
| Antarmuka | ||
| Indikator LED | SYS – indikasi status sistem SENS – indikasi status sensing | |
| Tombol | TEST – menguji node RESET – me-reset node FORMAT – reset ke pengaturan pabrik | |
| Port USB | USB 2.0 full speed (konektor Micro-B), 5 V, maks. 500 mA untuk OTG ponsel | |
| Konektor IDC10 | Hanya untuk pemrograman firmware | |
| Spesifikasi RF & Mesh | ||
| Pita frekuensi radio | Pita ISM 863–870 MHz, 902–928 MHz | |
| Daya pancar | Hingga 1 W (30 dBm) | |
| Modulasi | 2-GFSK | |
| Sertifikasi | FCC: 2AT8M-AN-S1-V3X0 IC: 27349-ANS1V3X0 CE/RED Anatel (Brasil), MoC (Israel) | FCC: 2AT8M-AN-S4-V3X0 IC: 27349-ANS4V3X0 CE/RED Anatel (Brasil) |
| Antena | Antena stub ¼ λ dengan konektor SMA | |
| Kecepatan data link | 50 kbps | |
| Keamanan data | Enkripsi AES-128 end-to-end | |
| Jumlah hop | Hingga 12 | |
| Ukuran jaringan | Hingga 50 node | |
| Jangkauan* | Line-of-sight: hingga 5 km Perkotaan: hingga 1 km Bawah tanah: hingga 500 m | |
| Perangkat Lunak & Firmware | ||
| Firmware | Ackcio Mesh: firmware jaringan mesh jarak jauh dan hemat daya dari Ackcio | |
| Perangkat lunak | Ackcio Nimbus: aplikasi Android untuk setup perangkat, pemantauan jaringan, dan troubleshooting | |
| Proteksi | ||
| Proteksi sirkuit | Proteksi surja (tegangan breakdown DC 60 V (±20% @100 V/µs); tegangan breakdown impuls 500 V (@5 kV/µs) tipikal) Proteksi hubung singkat pada output daya Proteksi suplai terbalik | |
| Proteksi ESD | 15 kV | |
| Kebutuhan Daya Sistem | ||
| Tegangan suplai | 2,7 V s.d. 4 V | |
| Baterai internal (non-rechargeable) | 1 x D-Cell Li-SOCl2 3,6 V nominal Kapasitas rekomendasi 19 Ah | 2 x D-Cell Li-SOCl2 3,6 V nominal Kapasitas rekomendasi 19 Ah |
| Konsumsi arus tipikal | <20 µA saat idle <100 mA saat mode RX <300 mA saat mode TX (tergantung pengaturan daya output RF) | |
| Kondisi Lingkungan | ||
| Suhu operasional | -40°C s.d. +80°C | |
| Tingkat proteksi | IP67 | |
*Jangkauan berdasarkan daya pancar 30 dBm. Jarak transmisi aktual dapat bervariasi tergantung kondisi pemasangan.
| Model | Kondisi Sensor | Baterai | 5 mnt | 10 mnt | 15 mnt | 30 mnt | 60 mnt | 360 mnt |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Estimasi Masa Pakai Baterai (bulan) berdasarkan Frekuensi Sampling | ||||||||
| BEAM-AN-S1 | Sensor 25 mA @12 V, eksitasi 1 detik | 1 x 19 Ah D-Cell Li-SOCl2 | 12 | 15 | 16 | 17 | 18 | 18 |
| BEAM-AN-S4 | Sensor 25 mA @12 V, eksitasi 1 detik | 2 x 19 Ah D-Cell Li-SOCl2 | 8 | 12 | 18 | 24 | 28 | 36 |
Catatan: tabel di atas hanya untuk referensi. Estimasi dihitung pada kondisi cuaca tipikal Singapura dengan daya pancar radio 21 dBm. Masa pakai baterai aktual dapat bervariasi tergantung kondisi pemasangan dan topologi jaringan mesh yang terbentuk.
| Model | Deskripsi |
|---|---|
| Braket / Pelat Pemasangan | |
| BEAM-BK-SM | Braket pemasangan serbaguna kecil (vertikal/horizontal/tiang) beserta sekrup pemasangan – untuk BEAM-AN-S1 |
| BEAM-BK-LG | Braket pemasangan serbaguna besar (vertikal/horizontal/tiang) beserta sekrup pemasangan – untuk BEAM-AN-S4 |





