Ackcio BEAM-AN-S1 – Wireless Data Logger Analog Satu Sensor

Node nirkabel Ackcio BEAM-AN-S1 mengubah satu sensor analog — piezometer, extensometer, atau load cell — menjadi titik pantau real-time tanpa perlu menarik kabel ke ruang kontrol.

Kategori: Brand:

Deskripsi

Sebagian besar titik pemantauan geoteknik sebenarnya hanya butuh satu sensor di satu lokasi: satu piezometer di sumur pantau, satu load cell di angkur, satu extensometer di lereng. Masalahnya, satu sensor pun tetap menuntut kabel, datalogger, dan kunjungan rutin ke lapangan. Ackcio BEAM-AN-S1 Wireless Data Logger Analog Satu Sensor memutus rantai itu dengan node nirkabel ringkas yang membaca satu sensor analog lalu mengirim datanya langsung ke jaringan monitoring Anda.

Dari Sensor Analog Menjadi Data Real-Time

BEAM-AN-S1 dirancang untuk satu pekerjaan dan melakukannya dengan baik: mengambil sinyal dari sensor analog dan meneruskannya secara nirkabel melalui jaringan mesh Ackcio BEAM. Tidak ada lagi kabel panjang yang rawan terputus alat berat, tidak ada lagi jadwal pembacaan manual yang membuat data bolong berminggu-minggu.

Perangkat ini cocok dipasangkan dengan instrumen geoteknik tunggal seperti piezometer, extensometer, atau load cell pada proyek konstruksi, bendungan, dan infrastruktur yang membutuhkan pemantauan titik spesifik.

Terhubung ke Jaringan Mesh yang Tumbuh Bersama Proyek

BEAM-AN-S1 bukan perangkat yang berdiri sendiri. Ia bergabung ke jaringan mesh nirkabel Ackcio pada pita frekuensi 863–870 MHz atau 902–928 MHz, dengan jangkauan hingga 5 km pada kondisi line-of-sight. Satu jaringan dapat menampung hingga 50 node — jadi ketika proyek Anda bertambah titik pantau, cukup tambah node tanpa membangun ulang infrastruktur komunikasi.

Konfigurasi dan pemantauan dilakukan lewat aplikasi mobile, sehingga teknisi bisa memeriksa status node langsung dari lapangan.

Cocok Untuk

  • Pemantauan piezometer tunggal di sumur pantau bendungan atau timbunan
  • Pembacaan load cell pada angkur tanah atau struktur penahan
  • Extensometer tunggal untuk pergerakan lereng di titik kritis
  • Titik pantau terpencil yang tidak ekonomis dipasangi kabel

Konsultasi dengan Tim ITG Indonesia

Memilih node yang tepat bergantung pada jenis sensor dan kondisi lapangan Anda. Tim ITG Indonesia siap membantu menentukan konfigurasi BEAM-AN-S1 yang sesuai — hubungi kami melalui email contact.itgindonesia@gmail.com atau WhatsApp +62 821-6277-6495 untuk diskusi teknis dan penawaran.

Like & Share this post:

Fitur Unggulan

  • Biaya instalasi turun drastis — tanpa parit kabel, tanpa proteksi kabel, tanpa panel datalogger terpusat untuk satu titik.
  • Data mengalir terus — pembacaan otomatis berkala menggantikan kunjungan lapangan, sehingga anomali tertangkap sejak dini.
  • Tahan banting di lapangan — sebagai bagian dari ekosistem Ackcio BEAM, node ini mewarisi konstruksi kokoh dengan proteksi IP67 terhadap debu dan air, serta enkripsi AES128 untuk keamanan data ujung ke ujung.
  • Hemat daya untuk jangka panjang — konsumsi daya idle di bawah 20µA membuat node mampu beroperasi lama di lokasi terpencil tanpa sumber listrik.
Like & Share this post:

Spesifikasi

SpesifikasiBEAM-AN-S1BEAM-AN-S4
Model
Dukungan sensor1 sensor (2 kanal analog dan 1 kanal termistor)4 sensor (8 kanal analog dan 4 kanal termistor)
Mekanis
Dimensi100 mm x 100 mm x 80 mm220 mm x 140 mm x 80 mm
Berat0,7 kg1,7 kg
MaterialAluminium die-castAluminium die-cast
Pengukuran Analog
ADCKonverter analog-ke-digital diferensial low-noise 24-bit (22 true bit)
Auto-kalibrasi dan auto-range
Filter Sinc-3 untuk penolakan noise suplai 50–60 Hz
Laju pengukuranAkuisisi data 50 SPS dengan filter moving average ukuran variabel
Durasi pengukuran3,2 detik @ 50 sampel per detik dengan ukuran filter rata-rata 15
Waktu pemanasan instrumenDapat dikonfigurasi pengguna
Min: 1 detik
Maks: 2 menit
Opsi catu daya untuk sensorOutput daya terkonfigurasi:
5 V @ 100 mA, 12 V @ 90 mA, 24 V @ 40 mA
Output daya tetap:
-12 V @ -20 mA (12VN), 5 V @ 40 mA (PBRG)
Catatan: semua modul daya dalam toleransi ±5%
Sensor output teganganRentang pengukuran: ±10 V
Resolusi: 0,0001 V
Akurasi: ±0,05% FS
Sensor output current loopRentang pengukuran: 0–20 mA
Resolusi: 0,005 mA
Akurasi: ±0,05% FS
Sensor wheatstone bridge & potensiometer*Resistansi minimum: 120 Ohm
Resolusi: 1 µV/V
Akurasi: 0,1% FS
*Didukung menggunakan adaptor wheatstone bridge
*Hubungi Ackcio untuk dukungan half dan quarter wheatstone bridge
Spesifikasi termistorRentang pengukuran: -20°C s.d. +80°C (termistor 3K)
Resolusi: 0,1°C
Akurasi: ±0,2°C
Batas input absolut±12 V
Tegangan input maksimum tanpa kerusakan±10% maks. (tegangan input konektor dari nilai nominal)
Input
Input diferensial analog2 input diferensial + 1 input single-ended (untuk termistor)8 input diferensial + 4 input single-ended (untuk termistor)
PengkabelanPush-in CAGE CLAMP (0,2–1,5 mm² / 24–16 AWG)
MCU / Periferal Hemat Daya
MikrokontrolerArm® Cortex®-M3 48 MHz 32-bit ultra-low-power
MemoriFlash 128 KB, SRAM 20 KB ultra-low-leakage
Jam (RTC)RTC presisi tinggi dengan kompensasi suhu otomatis (10 ppm pada -40°C s.d. +80°C)
Sensor internalSensor suhu (rentang -40°C s.d. +80°C, resolusi 0,01°C, akurasi ±1,8°C)
Sensor barometer (rentang 300–1100 hPa, resolusi 0,18 Pa, akurasi ±1,7 hPa)
Flash eksternal8 MB
Antarmuka
Indikator LEDSYS – indikasi status sistem
SENS – indikasi status sensing
TombolTEST – menguji node
RESET – me-reset node
FORMAT – reset ke pengaturan pabrik
Port USBUSB 2.0 full speed (konektor Micro-B), 5 V, maks. 500 mA untuk OTG ponsel
Konektor IDC10Hanya untuk pemrograman firmware
Spesifikasi RF & Mesh
Pita frekuensi radioPita ISM 863–870 MHz, 902–928 MHz
Daya pancarHingga 1 W (30 dBm)
Modulasi2-GFSK
SertifikasiFCC: 2AT8M-AN-S1-V3X0
IC: 27349-ANS1V3X0
CE/RED
Anatel (Brasil), MoC (Israel)
FCC: 2AT8M-AN-S4-V3X0
IC: 27349-ANS4V3X0
CE/RED
Anatel (Brasil)
AntenaAntena stub ¼ λ dengan konektor SMA
Kecepatan data link50 kbps
Keamanan dataEnkripsi AES-128 end-to-end
Jumlah hopHingga 12
Ukuran jaringanHingga 50 node
Jangkauan*Line-of-sight: hingga 5 km
Perkotaan: hingga 1 km
Bawah tanah: hingga 500 m
Perangkat Lunak & Firmware
FirmwareAckcio Mesh: firmware jaringan mesh jarak jauh dan hemat daya dari Ackcio
Perangkat lunakAckcio Nimbus: aplikasi Android untuk setup perangkat, pemantauan jaringan, dan troubleshooting
Proteksi
Proteksi sirkuitProteksi surja (tegangan breakdown DC 60 V (±20% @100 V/µs); tegangan breakdown impuls 500 V (@5 kV/µs) tipikal)
Proteksi hubung singkat pada output daya
Proteksi suplai terbalik
Proteksi ESD15 kV
Kebutuhan Daya Sistem
Tegangan suplai2,7 V s.d. 4 V
Baterai internal (non-rechargeable)1 x D-Cell Li-SOCl2 3,6 V nominal
Kapasitas rekomendasi 19 Ah
2 x D-Cell Li-SOCl2 3,6 V nominal
Kapasitas rekomendasi 19 Ah
Konsumsi arus tipikal<20 µA saat idle
<100 mA saat mode RX
<300 mA saat mode TX (tergantung pengaturan daya output RF)
Kondisi Lingkungan
Suhu operasional-40°C s.d. +80°C
Tingkat proteksiIP67

*Jangkauan berdasarkan daya pancar 30 dBm. Jarak transmisi aktual dapat bervariasi tergantung kondisi pemasangan.

ModelKondisi SensorBaterai5 mnt10 mnt15 mnt30 mnt60 mnt360 mnt
Estimasi Masa Pakai Baterai (bulan) berdasarkan Frekuensi Sampling
BEAM-AN-S1Sensor 25 mA @12 V, eksitasi 1 detik1 x 19 Ah D-Cell Li-SOCl2121516171818
BEAM-AN-S4Sensor 25 mA @12 V, eksitasi 1 detik2 x 19 Ah D-Cell Li-SOCl281218242836

Catatan: tabel di atas hanya untuk referensi. Estimasi dihitung pada kondisi cuaca tipikal Singapura dengan daya pancar radio 21 dBm. Masa pakai baterai aktual dapat bervariasi tergantung kondisi pemasangan dan topologi jaringan mesh yang terbentuk.

ModelDeskripsi
Braket / Pelat Pemasangan
BEAM-BK-SMBraket pemasangan serbaguna kecil (vertikal/horizontal/tiang) beserta sekrup pemasangan – untuk BEAM-AN-S1
BEAM-BK-LGBraket pemasangan serbaguna besar (vertikal/horizontal/tiang) beserta sekrup pemasangan – untuk BEAM-AN-S4

 

Like & Share this post: