Sensor Konduktivitas Air EC Dan Salinity Sensor Rika RK500-13

Jika Anda berminat untuk membeli Sensor Konduktivitas Air EC Dan Salinity Sensor Rika RK500-13 yang disediakan oleh PT. ITG INDONESIA, silakan langsung hubungi kami melalui:

PT. ITG INDONESIA

Deskripsi

Sensor Konduktivitas Air EC Rika RK500-13 untuk Monitoring

Sensor Konduktivitas Air EC Rika RK500-13 dari ITGINDONESIA membantu pengguna memantau konduktivitas listrik air secara cepat dan terukur. Sensor ini juga mendukung pemantauan salinitas dan TDS sesuai konfigurasi yang dipilih. Karena itu, perangkat cocok untuk sistem monitoring kualitas air pada berbagai kebutuhan lingkungan dan industri.

Konduktivitas listrik atau EC menunjukkan kemampuan air dalam menghantarkan arus listrik. Kandungan ion terlarut memengaruhi nilai EC sehingga perubahan konduktivitas dapat memberikan gambaran mengenai kondisi air. Dengan memantau EC secara berkala, pengguna dapat mengevaluasi perubahan kualitas air dan menentukan tindakan pengelolaan yang sesuai.

Pengukuran EC dan Salinitas secara Cepat

Sensor Konduktivitas Air EC Rika RK500-13 menggunakan metode konversi frekuensi untuk mengukur karakteristik listrik cairan. Prinsip ini membantu sensor menghasilkan pembacaan secara cepat dan stabil. Rika mencantumkan waktu respons sekitar 1 detik sehingga perangkat dapat mengikuti perubahan parameter cairan secara responsif.

RK500-13 menyediakan beberapa pilihan rentang pengukuran EC, mulai dari 0–500 µS/cm, 0–5.000 µS/cm, 0–10.000 µS/cm, hingga rentang yang lebih tinggi. Pengguna juga dapat memilih rentang khusus hingga 0–300 mS/cm sesuai kebutuhan aplikasi. Rika menyatakan bahwa konfigurasi salinitas dan TDS juga tersedia berdasarkan versi sensor.

Akurasi Tinggi untuk Monitoring Kualitas Air

Rika RK500-13 menawarkan akurasi hingga ±1% F.S. dengan resolusi 0,01 mS/cm pada konfigurasi yang tercantum dalam spesifikasi produk. Karakteristik tersebut membantu pengguna memperoleh data yang konsisten untuk kebutuhan monitoring kualitas air. Sensor juga memiliki drift maksimum ≤0,3% F.S./24 jam.

Selain itu, perangkat menggunakan kompensasi suhu otomatis pada rentang 0–60 °C. Fitur tersebut membantu menjaga kestabilan pengukuran ketika temperatur cairan berubah. Dengan demikian, pengguna dapat melakukan monitoring tanpa harus mengoreksi perubahan suhu secara manual pada setiap pembacaan.

Output 4–20 mA dan RS485

Sensor Konduktivitas Air EC Rika RK500-13 menyediakan output 4–20 mA dan RS485 secara bersamaan. Kombinasi tersebut memberikan fleksibilitas integrasi dengan sistem kontrol, data logger, perangkat akuisisi data, atau sistem monitoring digital. Pengguna dapat menyesuaikan koneksi berdasarkan arsitektur sistem yang tersedia.

Untuk kebutuhan komunikasi digital, antarmuka RS485 mendukung integrasi dengan sistem yang kompatibel. Sementara itu, output 4–20 mA memudahkan koneksi dengan perangkat industri yang menggunakan sinyal analog. Dengan pilihan tersebut, RK500-13 dapat mendukung sistem monitoring sederhana maupun instalasi yang lebih terintegrasi.

Teknologi Anti-Polarisasi dan Isolasi Sinyal

Rika RK500-13 menggunakan teknologi anti-polarisasi dan isolasi sinyal internal untuk meningkatkan kestabilan pengukuran. Teknologi tersebut membantu sensor menghadapi gangguan eksternal yang dapat memengaruhi proses pengukuran. Rika juga menyebut perangkat memiliki kemampuan tahan gangguan yang kuat untuk aplikasi monitoring cairan.

Sensor memiliki perlindungan IP68 sehingga mendukung penggunaan pada lingkungan dengan paparan air. Material elektroda dan bodi tersedia dalam beberapa konfigurasi, termasuk 316L serta pilihan material tertentu untuk kebutuhan air laut atau cairan korosif. Pengguna dapat memilih konfigurasi berdasarkan karakteristik media yang akan diukur.

Cocok untuk Berbagai Aplikasi Air

Sensor Konduktivitas Air EC Rika RK500-13 dapat mendukung pemantauan air pada akuakultur, pengolahan air, air limbah, sungai, waduk, irigasi pertanian, dan pemantauan lingkungan. Rika juga mencantumkan aplikasi pada pengujian sumber air serta proses yang membutuhkan pemantauan konduktivitas cairan.

Pada akuakultur, pengguna dapat memantau perubahan EC dan salinitas untuk membantu pengelolaan kualitas air. Pada pengolahan air dan air limbah, data EC dapat membantu operator mengamati perubahan karakteristik cairan. Sensor juga mendukung kebutuhan monitoring berkelanjutan pada sistem yang memerlukan data secara real-time.

Instalasi Praktis dan Perlindungan IP68

RK500-13 mendukung pemasangan langsung ke dalam cairan atau menggunakan braket pemasangan yang dapat terendam. Kabel standar memiliki panjang 5 meter, sedangkan pengguna dapat meminta panjang kabel lain sesuai kebutuhan. Konfigurasi tersebut memberikan fleksibilitas ketika pengguna menempatkan sensor pada kolam, tangki, saluran, atau sistem pengolahan air.

Sensor memiliki catu daya 7–30 VDC dan konsumsi daya kurang dari 0,2 W. Kombinasi tersebut mendukung penggunaan pada sistem monitoring dengan kebutuhan daya rendah. Dengan desain yang praktis, komunikasi ganda, dan perlindungan IP68, perangkat dapat mendukung pemantauan kualitas air secara berkelanjutan.

Solusi Monitoring EC dari ITGINDONESIA

Sensor Konduktivitas Air EC Rika RK500-13 dari ITGINDONESIA menawarkan pengukuran cepat, akurasi ±1% F.S., kompensasi suhu otomatis, serta output 4–20 mA dan RS485. Perangkat juga mendukung pengukuran EC, salinitas, dan TDS berdasarkan konfigurasi sensor.

Dengan kemampuan tersebut, Rika RK500-13 dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan monitoring kualitas air di berbagai lingkungan. Pengguna dapat memilih rentang, material elektroda, dan konfigurasi pemasangan sesuai karakteristik aplikasi. ITGINDONESIA menghadirkan perangkat ini untuk mendukung kebutuhan pengukuran kualitas air yang praktis, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Like & Share this post:

Spesifikasi

Parameter SpesifikasiDetail Deskripsi Teknis
Model ProdukSensor Konduktivitas Air EC Dan Salinity Sensor Rika RK500-13
Prinsip PengukuranElectrode Resistance Principle (2-Electrode / 4-Electrode Tech)
Parameter PengukuranElectrical Conductivity (EC), Salinity, TDS, & Suhu Air
Rentang Pengukuran EC0 – 2000 μS/cm / 0 – 20 mS/cm / 0 – 200 mS/cm (Opsional)
Rentang Salinitas & TDSSalinitas: 0 – 78 PSU / 0 – 80 ppt | TDS: 0 – 100,000 ppm
Akurasi Pengukuran± 1.5% FS
Resolusi Pengukuran1 μS/cm / 0.01 mS/cm (Tergantung rentang)
Kompensasi Suhu (ATC)Otomatis (NTC10K / PT1000) 0°C hingga +60°C
Sinyal Output & KomunikasiRS485 Modbus-RTU / 4-20mA / 0-5V (Opsional)
Material Body & Proteksi IPABS / NORYL / Stainless Steel 316 Housing & IP68 Submersible Waterproof
Suhu Operasional & Tekanan Kerja0°C hingga +60°C / Maksimal Tekanan 0.6 MPa (6 bar)
Catu Daya (Power Supply)12 – 24 VDC
Like & Share this post:

Fitur Unggulan

  • Pengukuran Multi-Parameter (EC / TDS / Salinitas): Menghasilkan data nilai konduktivitas, tingkat salinitas, dan TDS secara akurat dalam satu probe.
  • Kompensasi Suhu Otomatis (ATC): Memastikan stabilitas dan akurasi pembacaan tanpa terpengaruh perubahan temperatur air.
  • Konstruksi Elektroda Tahan Korosi IP68: Bodi rapat berbahan tahan asam-basa ideal untuk pemasangan submerged jangka panjang.
  • Desain Bebas Polarisasi: Teknologi sinyal terkompensasi mengurangi efek deposisi ion pada permukaan elektroda.
  • Protokol Komunikasi Standar RS485 Modbus: Memudahkan integrasi langsung ke PLC industri, controller doser, dan gateway IoT.
Like & Share this post:

Aplikasi

  • Budidaya Perikanan & Tambak Udang (Aquakultur): Pemantauan tingkat salinitas air tawar, payau, dan laut untuk menjaga kelangsungan hidup biota.
  • Pengolahan Air Limbah Industri (IPAL / WWTP): Pemantauan total padatan terlarut dan konduktivitas sebelum pembuangan ke lingkungan.
  • Sistem Hidroponik & Pertanian Modern: Pengontrolan dosis larutan nutrisi pupuk cair secara otomatis berdasarkan nilai EC.
  • Sistem Pengolahan Air Bersih & Desalinasi RO: Evaluasi efisiensi membran Reverse Osmosis dan kemurnian air hasil olahan.
  • Pemantauan Kualitas Air Sungai & Danau (ONLIMO): Pengawasan intrusi air laut dan pencemaran garam pada sumber air baku.
Like & Share this post: