Sensor Gas H2S Untuk Monitoring Gas Berbahaya Rika RK300-15

Jika Anda berminat untuk membeli Sensor Gas H2S Untuk Monitoring Gas Berbahaya Rika RK300-15 yang disediakan oleh PT. Instrumentasi Geoteknik Indonesia, silakan langsung hubungi kami melalui:

PT. Instrumentasi Geoteknik Indonesia

Deskripsi

Sensor Gas H2S Rika RK300-15

Sensor gas H2S Rika RK300-15 merupakan perangkat profesional yang dirancang untuk mengukur konsentrasi gas hidrogen sulfida (H₂S) secara real-time. Perangkat ini menggunakan sensor elektrokimia dengan sensitivitas tinggi sehingga mampu mendeteksi perubahan kadar gas secara cepat, stabil, dan akurat. RK300-15 menjadi solusi ideal untuk sistem monitoring gas berbahaya yang membutuhkan pengukuran kontinu pada berbagai lingkungan operasional.

Desain sensor yang ringkas memudahkan proses pemasangan pada panel kontrol, stasiun pemantauan kualitas udara, maupun sistem instrumentasi industri. Selain itu, RK300-15 mendukung integrasi dengan data logger, PLC, SCADA, dan platform IoT sehingga data konsentrasi H₂S dapat dipantau secara otomatis tanpa proses pembacaan manual.

Teknologi Elektrokimia dengan Presisi Tinggi

Sensor gas H2S RK300-15 mengadopsi teknologi elektrokimia sebagai elemen pendeteksi utama. Metode ini bekerja dengan mengubah reaksi kimia antara gas hidrogen sulfida dan elektroda menjadi sinyal listrik yang proporsional terhadap konsentrasi gas. Hasilnya, sensor mampu menghasilkan pembacaan yang memiliki sensitivitas tinggi sekaligus menjaga kestabilan sinyal selama proses monitoring berlangsung.

Teknologi elektrokimia juga memberikan selektivitas yang baik terhadap gas H₂S sehingga membantu mengurangi gangguan dari gas lain pada kondisi operasional normal. Dengan karakteristik tersebut, RK300-15 mampu memberikan data yang konsisten untuk sistem pemantauan kualitas udara maupun keselamatan industri.

Kemampuan Pengukuran Sensor Gas H2S

RK300-15 tersedia dalam dua pilihan rentang pengukuran, yaitu 0–100 ppm dan 0–1000 ppm. Fleksibilitas ini memungkinkan pengguna memilih sensor sesuai karakteristik lingkungan yang akan dipantau, baik untuk area dengan konsentrasi rendah maupun lokasi yang memiliki potensi kadar H₂S lebih tinggi.

Sensor memiliki akurasi ±3% FS sehingga mampu menghasilkan data pengukuran yang andal. Waktu respons kurang dari 30 detik juga membantu sistem memperoleh pembaruan informasi secara cepat ketika terjadi perubahan konsentrasi gas di lingkungan sekitar. Dengan kombinasi tersebut, RK300-15 mendukung proses monitoring yang lebih responsif dan efisien.

Output Digital dan Analog yang Fleksibel

Sensor gas H2S Rika RK300-15 menyediakan beberapa pilihan output, yaitu RS485 Modbus RTU, 4–20 mA, 0–5 V, dan 0–10 V. Beragam pilihan komunikasi tersebut memudahkan integrasi dengan berbagai sistem monitoring tanpa memerlukan perangkat konversi tambahan.

Output RS485 sangat sesuai digunakan pada jaringan monitoring digital yang membutuhkan komunikasi jarak jauh dengan stabilitas tinggi. Sementara itu, output analog 4–20 mA dan tegangan 0–5 V atau 0–10 V memberikan fleksibilitas untuk sistem instrumentasi yang masih menggunakan sinyal analog sebagai standar komunikasi antar perangkat.

Desain Ringkas untuk Instalasi Mudah

RK300-15 menggunakan housing berbahan ABS yang ringan sekaligus memiliki ketahanan terhadap kondisi operasional lingkungan. Material tersebut membantu melindungi komponen internal sensor sekaligus menjaga bobot perangkat tetap ringan sehingga proses instalasi menjadi lebih praktis pada berbagai jenis enclosure maupun panel monitoring.

Sensor bekerja menggunakan catu daya 12–24 VDC sehingga kompatibel dengan sebagian besar sistem kelistrikan industri. Selain itu, perangkat mampu beroperasi pada suhu -30°C hingga +50°C sehingga tetap dapat digunakan pada berbagai kondisi lingkungan sesuai spesifikasi operasionalnya.

Stabilitas Pengukuran untuk Monitoring Berkelanjutan

Salah satu keunggulan RK300-15 adalah konsumsi daya yang rendah, yaitu kurang dari 1,15 W. Efisiensi tersebut memungkinkan sensor bekerja secara terus-menerus selama 24 jam tanpa memberikan beban daya yang besar pada sistem monitoring.

Perangkat juga dirancang dengan stabilitas sinyal yang baik sehingga mampu menghasilkan data yang konsisten dalam penggunaan jangka panjang. Karakteristik ini sangat penting bagi sistem monitoring gas berbahaya yang membutuhkan pencatatan data secara kontinu sebagai bagian dari evaluasi kondisi lingkungan dan keselamatan operasional.

Keunggulan Sensor Gas H2S Rika RK300-15

Sensor gas H2S Rika RK300-15 menggabungkan teknologi elektrokimia, akurasi tinggi, respons cepat, serta pilihan komunikasi analog dan digital dalam satu perangkat yang ringkas. Fleksibilitas konfigurasi output membuat sensor mudah diintegrasikan dengan berbagai sistem akuisisi data tanpa memerlukan modifikasi yang rumit.

Dengan performa pengukuran yang stabil, konsumsi daya rendah, dan kemampuan mendeteksi hidrogen sulfida secara real-time, RK300-15 menjadi pilihan yang tepat untuk kebutuhan monitoring gas berbahaya pada sistem instrumentasi modern. Perangkat ini membantu pengguna memperoleh data konsentrasi H₂S secara otomatis sehingga proses pemantauan dapat berlangsung lebih efisien dan berkelanjutan.

Untuk mendapatkan Sensor Gas H2S Rika RK300-15 serta berbagai perangkat monitoring kualitas udara lainnya, Anda dapat melihat informasi produk melalui website ITG Indonesia. Tersedia berbagai solusi instrumentasi untuk kebutuhan monitoring lingkungan, industri, hidrologi, dan sistem pengukuran profesional sesuai kebutuhan proyek Anda.

Like & Share this post:

Spesifikasi

Parameter SpesifikasiDetail Deskripsi Teknis
Model ProdukSensor Gas H2S Untuk Monitoring Gas Berbahaya Rika RK300-15
Prinsip PengukuranElectrochemical Sensor (Prinsip Elektrokimia Presisi)
Target GasHidrogen Sulfida (H2S)
Rentang Pengukuran (Range)0 – 50 ppm / 0 – 100 ppm / 0 – 200 ppm (Dapat Disesuaikan)
Akurasi Pengukuran± 3% FS (Full Scale)
Resolusi Pengukuran0.1 ppm / 0.01 ppm
Waktu Respons (Response Time)≤ 30 Detik (T90)
Sinyal Output & KomunikasiRS485 Modbus-RTU / 4-20mA / 0-5V (Opsional)
Material CasingAluminium Alloy Heavy-Duty / ABS High Impact
Tingkat Perlindungan IP & SuhuIP65 Weatherproof / Operasional -20°C hingga +50°C
Catu Daya (Power Supply)12 – 24 VDC
Like & Share this post:

Fitur Unggulan

  • Prinsip Deteksi Elektrokimia Presisi: Sensitivitas tinggi terhadap konsentrasi gas H2S dengan tingkat selektivitas unggul.
  • Waktu Respons Cepat (≤ 30 Detik): Mendeteksi kebocoran gas H2S secara instan untuk respon keselamatan darurat.
  • Kompensasi Suhu Terpadu: Mengeliminasi kesalahan pembacaan akibat fluktuasi temperatur kerja harian.
  • Konstruksi Industrial Heavy-Duty: Bodi kokoh tahan korosi gas asam dan cuaca ekstrem outdoor.
  • Integrasi Otomatisasi & Alarm: Output RS485 Modbus-RTU siap dihubungkan ke PLC, BMS, dan Gateway IoT.
Like & Share this post:

Aplikasi

  • Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL/WWTP): Pemantauan produksi gas H2S beracun di bak sedimentasi dan saluran sludge.
  • Industri Minyak & Gas (Oil & Gas): Pengawasan kebocoran gas asam di area penyulingan, sumur bor, dan pipa transfer.
  • Deteksi Ruang Terbatas (Confined Space): Sistem pemantauan keselamatan kerja sebelum teknisi memasuki manhole/tangki.
  • Kawasan Pertambangan & TPA Sampah: Deteksi gas hidrogen sulfida akibat pembusukan material organik dan reaksi batuan.
  • Peternakan Skala Industri: Pemantauan emisi gas beracun pada kandang dan instalasi pengolahan biogas.
Like & Share this post: