Sensor Curah Hujan Untuk Monitoring Cuaca Rika RK400-11

Jika Anda berminat untuk membeli Sensor Curah Hujan Untuk Monitoring Cuaca Rika RK400-11 yang disediakan olehPT. Instrumentasi Geoteknik Indonesia, silakan langsung hubungi kami melalui:

PT. Instrumentasi Geoteknik Indonesia

Deskripsi

Sensor Curah Hujan Rika RK400-11

Sensor curah hujan Rika RK400-11 merupakan instrumen meteorologi yang dirancang untuk mengukur jumlah presipitasi secara otomatis menggunakan mekanisme tipping bucket. Perangkat ini mengubah setiap tetesan hujan yang terkumpul menjadi sinyal pulsa sehingga data curah hujan dapat direkam secara real-time oleh data logger, Automatic Weather Station (AWS), maupun sistem monitoring cuaca berbasis IoT.

RK400-11 memiliki desain yang ringkas dengan material ABS berkualitas tinggi sehingga mampu bekerja secara stabil pada penggunaan luar ruangan. Sensor ini menjadi solusi ideal untuk kebutuhan pemantauan cuaca, hidrologi, pertanian presisi, hingga sistem peringatan dini yang membutuhkan data curah hujan secara kontinu dan akurat.

Mekanisme Tipping Bucket yang Presisi

Sensor curah hujan RK400-11 menggunakan prinsip tipping bucket rain gauge, yaitu metode pengukuran yang memanfaatkan ember jungkit berkalibrasi. Air hujan yang masuk melalui corong kolektor akan dialirkan menuju bucket, kemudian bucket akan berjungkit setiap kali volume air mencapai nilai tertentu sesuai resolusi yang telah ditentukan.

Setiap proses jungkit menghasilkan satu sinyal pulsa melalui reed switch internal. Sistem monitoring kemudian menghitung jumlah pulsa tersebut dan mengonversinya menjadi nilai curah hujan dalam satuan milimeter. Mekanisme ini memberikan hasil pengukuran yang konsisten sekaligus memudahkan integrasi dengan berbagai perangkat pencatat data.

Pengukuran Curah Hujan Secara Real-Time

RK400-11 mampu mengukur intensitas curah hujan dengan kapasitas maksimum 4 mm/menit dan mampu menahan intensitas hingga 8 mm/menit tanpa mengalami gangguan operasional. Resolusi pengukurannya tersedia dalam pilihan 0,2 mm maupun 0,3 mm, sehingga pengguna dapat memilih tingkat ketelitian sesuai kebutuhan sistem monitoring.

Dengan akurasi ±4% pada intensitas 2 mm/menit, sensor mampu menghasilkan data presipitasi yang andal untuk pemantauan cuaca harian maupun analisis hidrologi. Data yang dihasilkan juga dapat direkam secara kontinu sehingga memudahkan evaluasi pola hujan dalam jangka panjang.

Output Pulse yang Mudah Diintegrasikan

Sensor curah hujan Rika RK400-11 menggunakan pulse output berbasis reed switch sebagai standar komunikasi. Setiap bucket yang berjungkit akan menghasilkan satu pulsa listrik yang dapat dibaca langsung oleh data logger, rainfall recorder, PLC, maupun sistem telemetri cuaca.

Output pulsa memberikan kompatibilitas tinggi dengan berbagai perangkat monitoring karena tidak memerlukan proses konversi data yang kompleks. Sensor juga mendukung koneksi menggunakan RJ11 maupun kabel langsung sehingga proses instalasi menjadi lebih fleksibel pada berbagai jenis proyek.

Desain Outdoor yang Andal

RK400-11 dirancang khusus untuk penggunaan luar ruangan dengan housing berbahan ABS yang tahan terhadap paparan sinar matahari, hujan, serta perubahan kondisi lingkungan. Corong kolektor dilengkapi filter pelindung untuk mencegah masuknya daun, serangga, maupun kotoran yang dapat menyumbat saluran air.

Selain itu, bagian dasar sensor dilengkapi horizontal bubble level yang membantu proses penyetelan posisi agar tetap benar-benar datar. Posisi instalasi yang presisi sangat penting karena berpengaruh langsung terhadap akurasi hasil pengukuran curah hujan.

Stabilitas Tinggi untuk Monitoring Berkelanjutan

Sensor curah hujan RK400-11 mampu bekerja pada suhu operasional 0°C hingga +60°C dengan kelembapan relatif 0–100% RH. Karakteristik tersebut membuat perangkat tetap stabil digunakan pada berbagai kondisi cuaca tropis maupun lingkungan dengan kelembapan tinggi.

Konsumsi daya yang sangat rendah karena menggunakan mekanisme reed switch juga menjadikan RK400-11 cocok diterapkan pada sistem monitoring yang beroperasi selama 24 jam. Perangkat dapat bekerja secara terus-menerus dengan kebutuhan perawatan yang relatif sederhana selama corong kolektor dibersihkan secara berkala.

Keunggulan Sensor Curah Hujan Rika RK400-11

Sensor curah hujan Rika RK400-11 menggabungkan mekanisme tipping bucket, resolusi hingga 0,2 mm, output pulse, filter pelindung, serta desain outdoor dalam satu perangkat yang ringkas. Kombinasi tersebut memberikan solusi monitoring presipitasi yang akurat sekaligus mudah diintegrasikan dengan berbagai sistem meteorologi modern.

Dengan performa pengukuran yang stabil dan konstruksi yang tahan terhadap lingkungan luar ruangan, RK400-11 menjadi pilihan tepat untuk kebutuhan monitoring cuaca profesional. Sensor ini membantu pengguna memperoleh data curah hujan secara real-time sehingga analisis hidrologi, pengelolaan irigasi, maupun pemantauan iklim dapat dilakukan secara lebih efisien dan berbasis data.

Untuk mendapatkan Sensor Curah Hujan Rika RK400-11 serta berbagai perangkat monitoring cuaca lainnya, Anda dapat melihat informasi produk melalui website ITG Indonesia. Tersedia berbagai solusi instrumentasi untuk kebutuhan meteorologi, hidrologi, pertanian, dan sistem monitoring profesional sesuai kebutuhan proyek Anda.

Like & Share this post:

Spesifikasi

Parameter SpesifikasiDetail Deskripsi Teknis
Model ProdukSensor Curah Hujan Untuk Monitoring Cuaca Rika RK400-11
Prinsip PengukuranTipping Bucket Rain Gauge (Mangkuk Jungkit Magnetik)
Diameter Corong (Collector Area)D200 mm (Sesuai Standar Meteorologi) / Opsional D159 mm
Resolusi Pengukuran0.2 mm / 0.1 mm / 0.5 mm per Jungkitan
Batas Maksimal Intensitas Hujan4 mm/min (0 – 240 mm/hour)
Akurasi Pengukuran± 3% (Terhadap standar kalibrasi aliran)
Sinyal Output & KomunikasiPulse Output (Dry Contact) / RS485 Modbus-RTU / 4-20mA (Opsional)
Material Corong & BodiStainless Steel 304 / High-Grade ABS Plastics Anti-UV
Tingkat Perlindungan IP & SuhuIP65 Weatherproof / Operasional -20°C hingga +80°C
Catu Daya (Power Supply)Pasif (Pulse) / 5 – 24 VDC (Untuk Output RS485/Analog)
Like & Share this post:

Fitur Unggulan

  • Mekanisme Tipping Bucket Presisi: Merekam setiap kenaikan volume air hujan secara linier dan terkalibrasi.
  • Corong Berstandar Meteorologi: Diameter tangkapan sesuai standar pengamatan cuaca nasional dan internasional.
  • Dilengkapi Mesh Filter Anti-Sumbat: Mencegah sampah daun, serangga, dan kotoran masuk ke dalam mangkuk jungkit.
  • Material Tahan Karat & Sinar UV: Bodi kokoh memberikan ketahanan operasional bertahun-tahun di lingkungan outdoor.
  • Output Pulsa & RS485 Fleksibel: Sangat mudah dihubungkan ke data logger telemetri, AWS, atau gateway IoT.
Like & Share this post:

Aplikasi

  • Stasiun Cuaca Otomatis (AWS): Sensor utama pemantauan intensitas presipitasi untuk meteorologi dan klimatologi.
  • Sistem Peringatan Dini Banjir (EWS): Pemantauan akumulasi hujan di area hulu DAS dan bendungan.
  • Pertanian Presisi & Perkebunan: Penentuan jadwal irigasi dan pemupukan berdasarkan data hujan harian.
  • Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA): Monitoring input air hujan pada danau, waduk, dan penampungan air.
  • Pertambangan & Konstruksi: Pengawasan intensitas hujan untuk keselamatan operasional alat berat di lapangan.
Like & Share this post: