Sensor Kelembaban Tanah Suhu Dan EC Tanah Rika RK520-02

Jika Anda berminat untuk membeli Sensor Kelembaban Tanah Suhu Dan EC Tanah Rika RK520-02 yang disediakan oleh PT ITGINDONESIA, silakan langsung hubungi kami melalui:

PT. ITG INDONESIA

Deskripsi

Sensor Kelembaban Tanah Rika RK520-02 untuk Monitoring Tanah

Sensor Kelembaban Tanah Rika RK520-02 dari ITGINDONESIA merupakan perangkat monitoring yang mengukur kelembaban, suhu, dan konduktivitas listrik tanah. Tiga parameter tersebut memberikan informasi penting mengenai kondisi media tanam. Dengan data yang lebih lengkap, pengguna dapat mengevaluasi kondisi tanah dan menentukan pengelolaan tanaman secara lebih terukur.

RK520-02 menggabungkan beberapa fungsi pengukuran dalam satu sensor. Konfigurasi tersebut membantu pengguna mengurangi kebutuhan terhadap beberapa perangkat terpisah. Selain itu, sensor dapat mendukung pengumpulan data secara berkala untuk sistem pertanian modern, penelitian tanah, rumah kaca, serta berbagai aplikasi pemantauan lingkungan.

Mengukur Kelembaban Tanah Secara Akurat

Kelembaban tanah menjadi salah satu parameter penting dalam pengelolaan pertanian. Nilai kelembaban membantu pengguna menentukan kondisi ketersediaan air pada media tanam. RK520-02 memberikan data tersebut sehingga pengguna dapat menyesuaikan kebutuhan irigasi berdasarkan kondisi aktual tanah.

Sensor menggunakan teknologi pengukuran yang dirancang untuk memperoleh data kelembaban secara konsisten. Pengguna dapat memanfaatkan hasil pengukuran untuk mengamati perubahan kadar air setelah hujan, penyiraman, atau proses pengeringan. Dengan demikian, data sensor dapat mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat dalam pengelolaan lahan.

Monitoring Suhu Tanah

Selain kelembaban, RK520-02 juga mengukur suhu tanah. Parameter suhu memberikan informasi tambahan mengenai kondisi lingkungan akar dan media tanam. Perubahan suhu dapat memengaruhi kondisi tanah serta proses pertumbuhan tanaman, sehingga data tersebut penting untuk sistem monitoring pertanian.

Pengguna dapat menggabungkan data suhu dengan informasi kelembaban dan EC. Kombinasi ketiga parameter memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kondisi tanah. Pendekatan tersebut membantu pengguna melakukan evaluasi berdasarkan beberapa parameter sekaligus, terutama pada sistem pertanian presisi.

Mengukur EC atau Konduktivitas Listrik Tanah

RK520-02 juga mengukur electrical conductivity atau EC tanah. Nilai EC dapat memberikan informasi mengenai tingkat konduktivitas listrik pada media tanah. Parameter tersebut membantu pengguna mengevaluasi kondisi larutan tanah dan perubahan lingkungan media tanam.

Data EC dapat menjadi parameter pendukung dalam pengelolaan nutrisi tanaman. Pengguna dapat mengamati perubahan nilai EC setelah proses pemupukan atau irigasi. Karena itu, pengukuran EC bersama kelembaban dan suhu memberikan informasi yang lebih komprehensif untuk membantu mengoptimalkan pengelolaan tanah.

Tiga Parameter dalam Satu Sensor

Keunggulan utama RK520-02 terletak pada kemampuannya mengukur tiga parameter dalam satu perangkat. Pengguna dapat memperoleh data kelembaban tanah, suhu tanah, dan EC melalui sistem yang sama. Konfigurasi ini membuat instalasi lebih praktis dan membantu menyederhanakan sistem pengumpulan data.

ITGINDONESIA menghadirkan sensor ini untuk pengguna yang membutuhkan sistem monitoring tanah dengan beberapa parameter pengukuran. Integrasi tersebut juga dapat membantu mengurangi jumlah perangkat pada area instalasi. Dengan sistem yang lebih ringkas, pengguna dapat mengembangkan jaringan sensor sesuai kebutuhan lapangan.

Mendukung Pertanian Presisi

Data dari RK520-02 dapat membantu penerapan pertanian presisi. Pengguna dapat memanfaatkan informasi kelembaban untuk mengatur kebutuhan irigasi, kemudian menggunakan suhu dan EC sebagai parameter tambahan. Kombinasi data tersebut membantu pengguna memahami perubahan kondisi tanah secara lebih menyeluruh.

Pada sistem irigasi otomatis, data sensor dapat menjadi masukan bagi perangkat pengendali yang kompatibel. Sistem kemudian dapat menggunakan nilai pengukuran sebagai dasar untuk menentukan tindakan tertentu. Pendekatan ini membantu meningkatkan efisiensi penggunaan air dan mendukung pengelolaan tanaman berdasarkan kondisi aktual.

Cocok untuk Rumah Kaca dan Penelitian

RK520-02 juga cocok untuk aplikasi rumah kaca yang membutuhkan pemantauan kondisi media tanam. Pengguna dapat memasang sensor pada area tertentu untuk memperoleh data secara berkala. Data tersebut membantu operator mengevaluasi kondisi media dan menyesuaikan pengelolaan tanaman berdasarkan kebutuhan.

Selain itu, sensor dapat mendukung penelitian tanah dan lingkungan. Peneliti dapat mengumpulkan data kelembaban, suhu, dan EC secara bersamaan untuk kebutuhan analisis. Pengumpulan beberapa parameter melalui satu perangkat dapat membantu meningkatkan efisiensi proses monitoring selama kegiatan penelitian.

Integrasi dengan Sistem Monitoring

RK520-02 dapat mendukung sistem monitoring yang membutuhkan pengumpulan data dari sensor tanah. Pengguna dapat mengintegrasikan sensor dengan data logger, perangkat akuisisi data, atau sistem monitoring yang kompatibel. Kemampuan integrasi tersebut memberikan fleksibilitas untuk membangun sistem pemantauan sesuai kebutuhan.

Dengan sistem monitoring yang tepat, pengguna dapat mengamati perubahan kondisi tanah secara berkala. Data yang terkumpul juga dapat membantu proses evaluasi dalam jangka panjang. ITGINDONESIA menyediakan solusi instrumentasi ini untuk mendukung kebutuhan monitoring tanah yang membutuhkan data lebih lengkap.

Solusi Monitoring Tanah dari ITGINDONESIA

ITGINDONESIA menyediakan Sensor Kelembaban Tanah Rika RK520-02 sebagai solusi untuk mengukur tiga parameter penting dalam satu perangkat. Sensor membantu pengguna memantau kelembaban, suhu, dan EC tanah secara lebih praktis. Data tersebut dapat mendukung pengelolaan irigasi, nutrisi, penelitian, dan pemantauan lingkungan.

Dengan kemampuan pengukuran multi-parameter, RK520-02 dapat menjadi pilihan untuk pertanian presisi, rumah kaca, penelitian tanah, dan sistem monitoring lingkungan. ITGINDONESIA menghadirkan perangkat ini bagi pengguna yang membutuhkan solusi monitoring tanah dengan informasi yang lebih lengkap dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Like & Share this post:

Spesifikasi

Parameter SpesifikasiDetail Deskripsi Teknis
Model ProdukSensor Kelembaban Tanah Suhu Dan EC Tanah Rika RK520-02
Prinsip PengukuranFDR (Moisture), NTC Thermistor (Suhu), & AC Bipolar Electrode (EC)
Rentang Kelembaban Tanah (Soil Moisture)0 – 100% Volumetric Water Content (VWC)
Akurasi Kelembaban Tanah± 2% (0-50%) / ± 3% (50-100%)
Rentang Suhu Tanah (Soil Temperature)-40°C hingga +80°C
Akurasi Suhu Tanah± 0.5°C
Rentang EC / Salinitas Tanah0 – 20 mS/cm / 0 – 10 mS/cm (Opsional)
Akurasi EC Tanah± 2% FS / ± 5% FS
Sinyal Output & KomunikasiRS485 Modbus-RTU / SDI-12 / 4-20mA / 0-2V (Opsional)
Material Probe & BodyStainless Steel 316 Pin & Epoxy Resin Encapsulation Body
Tingkat Proteksi IP & Suhu OperasionalIP68 Submersible Waterproof / Operasional -40°C hingga +85°C
Catu Daya (Power Supply)3.3 – 12 VDC / 12 – 24 VDC (Tergantung tipe output)
Like & Share this post:

Fitur Unggulan

  • Pengukuran Multifungsi 3-in-1: Memantau kadar air tanah (%), suhu (°C), dan konduktivitas listrik (EC – mS/cm) dalam satu probe kompak.
  • Monitoring Nutrisi & Salinitas Akurat: Membantu mengevaluasi tingkat ketersediaan pupuk dan mencegah bahaya akumulasi garam pada tanah.
  • Jarum Probe Stainless Steel 316 Tahan Karat: Tahan terhadap korosi pupuk kimia dan asam-basa tanah untuk penggunaan jangka panjang.
  • Ketahanan Air & Lingkungan IP68: Diisolasi penuh dengan resin epoksi, tahan tekanan air, dan aman ditanam permanen di dalam tanah.
  • Antarmuka Komunikasi Fleksibel: Mendukung RS485 Modbus-RTU & SDI-12 untuk kemudahan koneksi ke sistem data logger IoT.
Like & Share this post:

Aplikasi

  • Sistem Fertigasi Otomatis Pertanian Presisi: Pengaturan otomatis komposisi air dan nutrisi pupuk cair berdasarkan EC & VWC tanah.
  • Smart Greenhouse (Rumah Kaca Pintar): Pemantauan iklim mikro dan kesehatan media tanam pada budidaya tanaman hortikultura.
  • Manajemen Perkebunan Kelapa Sawit & Buah: Evaluasi efektivitas pemupukan dan pencegahan salinitas berlebih pada area perakaran.
  • Riset Agroklimatologi & Ilmu Tanah: Studi ilmiah mengenai dinamika pergerakan air, suhu, dan retensi nutrisi di dalam profil tanah.
  • Pengawasan Reklamasi & Restorasi Lahan: Monitoring kondisi kesuburan dan tingkat kadar garam tanah pada lahan bekas tambang/pesisir.
Like & Share this post: