Concrete water impermeability apparatus, 6 place version
Jika Anda berminat untuk membeli Concrete water impermeability apparatus, 6 place version yang disediakan oleh ITG Indonesia, silakan langsung hubungi kami melalui:
PT. Instrumentasi Geoteknik Indonesia
Deskripsi
Concrete Water Impermeability Apparatus 6 Place untuk Pengujian Beton
Concrete Water Impermeability Apparatus 6 Place merupakan perangkat laboratorium untuk menentukan kedalaman penetrasi air ke dalam beton. Alat ini menerapkan tekanan air pada permukaan spesimen selama waktu tertentu. Pengujian tersebut membantu teknisi mengevaluasi tingkat impermeabilitas beton berdasarkan kondisi pengujian yang terkontrol.
Matest C435-01 menyediakan enam posisi pengujian untuk meningkatkan kapasitas pemeriksaan di laboratorium. Operator dapat menggunakan seluruh posisi secara bersamaan atau menjalankannya secara independen. Fleksibilitas tersebut membuat proses pengujian lebih efisien ketika laboratorium menangani banyak spesimen beton.
Prinsip Kerja Pengujian Impermeabilitas Beton
Concrete Water Impermeability Apparatus 6 Place bekerja dengan memberikan tekanan air yang telah ditentukan pada permukaan spesimen. Operator mengatur durasi dan tekanan sesuai prosedur pengujian. Air kemudian bergerak menuju bagian dalam beton melalui pori atau jalur penetrasi yang tersedia pada material.
Setelah proses berlangsung, operator dapat menentukan kedalaman penetrasi air pada spesimen. Pengguna dapat memecahkan spesimen untuk mengamati kedalaman penetrasi secara langsung. Alternatif lainnya menggunakan buret bertingkat untuk membaca volume air yang menembus material selama pengujian.
Mendukung Berbagai Bentuk Spesimen Beton
Perangkat ini menerima spesimen beton berbentuk kubus, silinder, maupun prismatik. Ukuran maksimum spesimen mencapai 200 × 200 × 200 mm. Kemampuan tersebut memberikan fleksibilitas bagi laboratorium yang menggunakan bentuk benda uji berbeda sesuai kebutuhan penelitian atau prosedur pengujian.
Sistem ruang pengujian menggunakan flange, central screw, dan round gasket untuk menjepit spesimen. Komponen tersebut membantu menjaga posisi benda uji selama proses berlangsung. Penjepitan yang tepat juga membantu menjaga kondisi kontak antara permukaan spesimen dan sistem tekanan air.
Enam Posisi untuk Produktivitas Lebih Tinggi
Keunggulan utama Concrete Water Impermeability Apparatus 6 Place terletak pada enam posisi pengujiannya. Operator dapat menjalankan keenam posisi secara bersamaan untuk meningkatkan produktivitas laboratorium. Setiap posisi juga dapat bekerja secara independen ketika teknisi membutuhkan pengaturan pengujian yang berbeda.
Konfigurasi enam tempat sangat sesuai untuk laboratorium pengujian material dengan volume pekerjaan tinggi. Operator dapat memproses beberapa spesimen dalam satu rangkaian pekerjaan. Dengan demikian, laboratorium dapat mengoptimalkan waktu pengujian tanpa mengurangi fleksibilitas penggunaan setiap posisi.
Kontrol Tekanan Air yang Terukur
Pengujian membutuhkan sumber tekanan air yang sesuai dengan prosedur. Sistem menggunakan air compressor yang mampu menghasilkan tekanan minimal 5 bar sebagai sumber tekanan. Manometer pada perangkat membantu operator memantau tekanan air yang bekerja selama proses pengujian.
Pemantauan tekanan secara terus-menerus membantu teknisi menjaga kondisi pengujian tetap konsisten. Operator dapat mengawasi nilai tekanan selama proses berlangsung. Kondisi tersebut penting karena perubahan tekanan dapat memengaruhi proses penetrasi air dan hasil evaluasi impermeabilitas beton.
Sistem Buret untuk Pengukuran Air
Concrete Water Impermeability Apparatus 6 Place memiliki buret bertingkat yang terpasang pada panel depan. Komponen tersebut membantu operator mengamati jumlah air yang melewati spesimen selama pengujian. Skala pada buret memberikan referensi visual untuk membantu proses pengamatan dan pencatatan data.
Metode pengukuran dapat menyesuaikan kebutuhan prosedur laboratorium. Operator dapat mengukur penetrasi dengan membaca buret atau memecahkan spesimen setelah pengujian. Kedua pendekatan tersebut memberikan pilihan bagi teknisi sesuai metode evaluasi yang digunakan dalam pekerjaan.
Mendukung Standar Pengujian Internasional
Matest C435-01 mendukung pengujian berdasarkan DIN 1048 dan EN 12390-8. EN 12390-8 secara khusus berkaitan dengan penentuan kedalaman penetrasi air pada beton yang telah mengeras. Dukungan terhadap standar membantu laboratorium menerapkan prosedur pengujian secara lebih terstruktur.
Laboratorium konstruksi dapat menggunakan perangkat ini untuk mengevaluasi karakteristik beton terhadap penetrasi air. Hasil pengujian dapat membantu proses pengendalian mutu material. Data juga dapat mendukung penelitian mengenai durabilitas beton untuk berbagai kondisi lingkungan dan kebutuhan konstruksi.
Konstruksi Kokoh untuk Laboratorium
Perangkat memiliki dimensi sekitar 1.400 × 750 × 1.850 mm dengan berat sekitar 430 kg. Ukuran tersebut mencerminkan konstruksi perangkat yang dirancang untuk penggunaan laboratorium. Karena itu, pengguna perlu menyediakan area instalasi yang memadai sebelum menempatkan alat.
Concrete Water Impermeability Apparatus 6 Place menawarkan solusi pengujian dengan kapasitas tinggi dan sistem pengukuran yang praktis. Enam posisi pengujian, pemantauan tekanan, serta buret bertingkat mendukung kebutuhan pemeriksaan beton. ITGINDONESIA dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan peralatan pengujian beton dan laboratorium teknik sipil.
Spesifikasi
| Parameter | Spesifikasi |
| Model | C435-01 |
| Nama Produk | Concrete Water Impermeability Apparatus, 6 Place Version |
| Jenis Pengujian | Pengujian kedalaman penetrasi air pada beton |
| Standar | DIN 1048 dan EN 12390-8 |
| Jumlah Posisi Pengujian | 6 posisi |
| Pengoperasian Posisi | Dapat digunakan bersamaan atau secara independen |
| Bentuk Spesimen | Kubus, silinder, atau prismatik |
| Ukuran Maksimum Spesimen | 200 × 200 × 200 mm |
| Sistem Penjepit | Flange, central screw, dan round gasket |
| Sumber Tekanan | Air compressor, minimal 5 bar |
| Monitoring Tekanan | Manometer |
| Pengukuran Air | Graduated burettes pada panel depan |
| Dimensi | 1.400 × 750 × 1.850 mm |
| Berat | Sekitar 430 kg |
Fitur Unggulan
- Memiliki enam posisi pengujian untuk meningkatkan kapasitas laboratorium.
- Setiap posisi dapat bekerja secara bersamaan atau independen.
- Menguji kedalaman penetrasi air pada spesimen beton.
- Menerima spesimen berbentuk kubus, silinder, dan prismatik.
- Mendukung spesimen dengan ukuran maksimum 200 × 200 × 200 mm.
- Menggunakan sistem penjepit dengan flange, central screw, dan round gasket.
- Menggunakan air compressor dengan tekanan minimal 5 bar.
- Dilengkapi manometer untuk memantau tekanan air selama pengujian.
- Dilengkapi graduated burettes pada panel depan.
- Mendukung pengukuran penetrasi melalui pembacaan buret.
- Mendukung pemeriksaan penetrasi melalui pembelahan spesimen.
- Mendukung standar DIN 1048 dan EN 12390-8.
Aplikasi
- Pengujian impermeabilitas beton di laboratorium.
- Pengujian kedalaman penetrasi air pada beton.
- Evaluasi ketahanan beton terhadap penetrasi air.
- Pengendalian kualitas material beton untuk konstruksi.
- Pengujian spesimen beton berbentuk kubus.
- Pengujian spesimen beton berbentuk silinder.
- Pengujian spesimen beton berbentuk prismatik.
- Penelitian karakteristik permeabilitas dan durabilitas beton.
- Pemeriksaan material untuk laboratorium teknik sipil.
- Evaluasi beton untuk kebutuhan penelitian dan pengembangan material.
- Pengujian beton berdasarkan EN 12390-8 dan DIN 1048.





