Coating Thickness Gauge TIME 2605
Jika Anda berminat untuk membeli Coating Thickness Gauge TIME 2605 yang disediakan oleh ITG Indonesia, silakan langsung hubungi kami melalui:
PT. Instrumentasi Geoteknik Indonesia
Spesifikasi
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Model | TIME 2605 |
| Jenis Alat | Coating Thickness Gauge |
| Metode Pengukuran | Magnetic Induction (F) dan Eddy Current (N) |
| Probe F1.5 | 0–1500 µm; resolusi 0,1 µm |
| Probe N1.5 | 0–1500 µm; resolusi 0,1 µm |
| Probe FN1.5 | F: 0–1500 µm; N: 0–1500 µm; resolusi 0,1 µm |
| Probe F1.5R | 0–1500 µm; resolusi 0,1 µm |
| Probe F3.5 | 0–3500 µm; resolusi 0,1 µm |
| Probe FN3.5 | F: 0–3500 µm; N: 0–3000 µm; resolusi 0,1 µm |
| Probe F10 | 0–10000 µm; resolusi 1 µm |
| Toleransi | ±(1%H + 1) µm hingga ±(1%H + 5) µm, tergantung probe |
| Minimum Area Diameter | Ø7–Ø40 mm, tergantung probe |
| Radius Kelengkungan Minimum | Convex 1,5–10 mm, tergantung probe |
| Ketebalan Substrat Minimum | 0,3–2 mm, tergantung probe |
| Suhu Operasi | 10–30 °C |
| Kelembapan | ≤75% RH |
| Lingkungan Kerja | Tidak terdapat medan magnet kuat |
| Catu Daya | Li-ion Battery 3,7 V 2200 mAh |
| Dimensi | 203,4 × 92,1 × 52,1 mm |
| Berat | ±400 g (unit utama) |
Fitur Unggulan
- Menggunakan prinsip magnetic induction dan eddy current.
- Mendukung pengukuran coating pada material ferrous dan non-ferrous.
- Mendukung berbagai pilihan probe sesuai kebutuhan inspeksi.
- Menyediakan mode DIRECT dan BATCH.
- Mendukung metode pengukuran CONTINUE dan SINGLE.
- Menyimpan hingga 10.000 hasil pengukuran.
- Menampilkan nilai mean, maximum, minimum, jumlah pengukuran, dan standard deviation.
- Menyediakan fungsi kalibrasi dan koreksi sistem.
- Mendukung fungsi alarm berdasarkan batas pengukuran yang ditentukan.
- Menyediakan indikator kondisi baterai.
- Mendukung pencetakan hasil pengukuran dan data statistik.
- Menyediakan peringatan kesalahan saat terjadi gangguan pengukuran.
- Mendukung shutdown manual dan otomatis.
Aplikasi
- Industri otomotif untuk pemeriksaan ketebalan lapisan cat dan coating.
- Industri manufaktur untuk pengendalian kualitas produk.
- Galangan kapal untuk inspeksi coating pada struktur dan komponen kapal.
- Industri oil and gas untuk pemeriksaan lapisan pelindung pada peralatan dan struktur.
- Industri petrokimia untuk inspeksi coating pada komponen proses.
- Konstruksi baja untuk pemeriksaan ketebalan lapisan pelindung.
- Industri pengecatan untuk mengontrol ketebalan dry film coating.
- Pelapisan logam untuk memeriksa konsistensi ketebalan lapisan.
- Quality Control untuk evaluasi hasil proses coating.
- Incoming Material Inspection untuk memeriksa material dan lapisan pelindung.





