Coating Thickness Gauge TIME 2605

Jika Anda berminat untuk membeli Coating Thickness Gauge TIME 2605 yang disediakan oleh ITG Indonesia, silakan langsung hubungi kami melalui:

PT. Instrumentasi Geoteknik Indonesia

Kategori: Brand:

Deskripsi

Coating Thickness Gauge TIME 2605 untuk Inspeksi Coating

Coating Thickness Gauge TIME 2605 merupakan alat ukur digital untuk mengukur ketebalan lapisan coating secara non-destruktif. Perangkat ini mendukung pemeriksaan Dry Film Thickness (DFT) pada berbagai material. Pengguna dapat melakukan pemeriksaan tanpa merusak permukaan benda kerja, sehingga alat sesuai untuk kebutuhan inspeksi dan quality control.

Alat ini menggunakan prinsip magnetic induction dan eddy current untuk menyesuaikan pengukuran dengan jenis material. Magnetic induction digunakan pada substrat ferrous, sedangkan eddy current digunakan pada substrat non-ferrous. Kombinasi kedua metode tersebut membuat Coating Thickness Gauge TIME 2605 lebih fleksibel untuk kebutuhan inspeksi industri.

Pengukuran Coating pada Berbagai Material

Pada material ferrous seperti besi dan baja, magnetic induction membantu mengukur ketebalan lapisan non-magnetik di atas substrat. Lapisan tersebut dapat berupa cat, plastik, enamel, maupun material pelindung lainnya. Metode ini memungkinkan operator memeriksa kondisi lapisan tanpa mengikis atau memotong permukaan benda kerja.

Sementara itu, eddy current mendukung pengukuran pada material non-ferrous seperti aluminium, tembaga, dan kuningan. Pengguna dapat memilih probe sesuai material dan karakteristik benda kerja. Karena itu, Coating Thickness Gauge TIME 2605 dapat mendukung pemeriksaan pada berbagai komponen dengan kebutuhan pengukuran yang berbeda.

Pilihan Probe untuk Kebutuhan Inspeksi

TIME 2605 mendukung beberapa pilihan probe, termasuk F1.5, N1.5, FN1.5, F1.5R, F3.5, FN3.5, dan F10. Setiap probe memiliki rentang pengukuran, resolusi, radius kelengkungan, serta area pengukuran yang berbeda. Operator perlu menentukan probe berdasarkan material substrat dan rentang ketebalan lapisan.

Probe F menggunakan magnetic induction untuk substrat ferrous. Probe N menggunakan eddy current untuk substrat non-ferrous. Sementara itu, probe FN menggabungkan kedua prinsip pengukuran tersebut. Pilihan tersebut memberikan fleksibilitas bagi pengguna saat melakukan inspeksi pada material dengan karakteristik berbeda.

Pengukuran dengan Fungsi Statistik

Coating Thickness Gauge TIME 2605 menyediakan fungsi statistik untuk membantu operator mengevaluasi hasil pengukuran. Sistem dapat menampilkan nilai rata-rata, maksimum, minimum, jumlah pengukuran, serta standar deviasi. Data tersebut membantu pengguna menilai keseragaman ketebalan coating pada area pemeriksaan.

Perangkat juga menyediakan mode DIRECT dan BATCH serta metode pengukuran CONTINUE dan SINGLE. Operator dapat memilih mode sesuai kebutuhan pemeriksaan. Fitur tersebut membantu mengatur pengambilan data ketika pengguna perlu melakukan pengukuran pada banyak titik secara berurutan.

Memori Besar untuk Dokumentasi Data

Perangkat mampu menyimpan hingga 10.000 hasil pengukuran. Kapasitas tersebut membantu pengguna mendokumentasikan hasil pemeriksaan dalam jumlah besar. Operator dapat menyimpan data dari berbagai titik pengukuran untuk mendukung proses evaluasi dan pencatatan hasil inspeksi.

Selain penyimpanan data, tersedia indikator baterai, peringatan kesalahan, fungsi alarm, serta fitur kalibrasi. Perangkat juga mendukung pencetakan nilai pengukuran dan data statistik. Fitur shutdown manual maupun otomatis membantu mengoptimalkan penggunaan daya selama aktivitas inspeksi.

Mendukung Proses Quality Control

Ketebalan coating menjadi salah satu parameter penting dalam proses quality control. Lapisan yang terlalu tipis dapat mengurangi kemampuan perlindungan permukaan. Sebaliknya, lapisan yang terlalu tebal dapat meningkatkan konsumsi material dan memengaruhi efisiensi proses pelapisan.

Dengan metode non-destruktif, Coating Thickness Gauge TIME 2605 membantu operator memeriksa lapisan tanpa mengubah kondisi benda kerja. Hasil pengukuran dapat digunakan untuk mengevaluasi proses pengecatan, memeriksa kualitas produk, serta memastikan ketebalan lapisan sesuai kebutuhan inspeksi.

Aplikasi di Berbagai Sektor Industri

TIME 2605 dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan pemeriksaan coating di sektor industri. Pengguna dapat menerapkannya pada industri otomotif, manufaktur, konstruksi baja, galangan kapal, serta sektor oil and gas. Alat ini juga dapat mendukung pemeriksaan pelapisan logam dan aktivitas quality control.

Selain inspeksi produksi, perangkat dapat membantu incoming material inspection dan pemeriksaan hasil pengecatan. Kombinasi metode pengukuran, pilihan probe, fungsi statistik, dan kapasitas penyimpanan membuat Coating Thickness Gauge TIME 2605 sesuai untuk pekerjaan inspeksi dengan kebutuhan dokumentasi data.

Solusi Pengukuran Coating dari ITGINDONESIA

ITGINDONESIA menyediakan berbagai solusi alat ukur dan instrumen inspeksi untuk kebutuhan industri. Coating Thickness Gauge TIME 2605 dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan pemeriksaan ketebalan lapisan pada material ferrous maupun non-ferrous.

Pengguna dapat menentukan konfigurasi probe berdasarkan material substrat, rentang ketebalan, bentuk permukaan, dan kebutuhan inspeksi. Pemilihan konfigurasi yang tepat membantu operator memperoleh hasil pengukuran yang sesuai dengan karakteristik benda kerja.

Pilihan untuk Inspeksi Coating Profesional

Coating Thickness Gauge TIME 2605 menawarkan fleksibilitas untuk pemeriksaan lapisan pada berbagai jenis material. Dukungan magnetic induction dan eddy current memungkinkan operator menyesuaikan metode pengukuran dengan substrat. Berbagai pilihan probe juga membantu memenuhi kebutuhan pemeriksaan dengan karakteristik permukaan yang berbeda.

Bagi kebutuhan inspeksi profesional, alat ini mendukung pengukuran non-destruktif, dokumentasi data, serta evaluasi hasil melalui fungsi statistik. Dengan konfigurasi probe yang tepat, Coating Thickness Gauge TIME 2605 dapat membantu proses pengendalian kualitas coating secara lebih praktis dan terstruktur.

Like & Share this post:

Spesifikasi

ParameterSpesifikasi
ModelTIME 2605
Jenis AlatCoating Thickness Gauge
Metode PengukuranMagnetic Induction (F) dan Eddy Current (N)
Probe F1.50–1500 µm; resolusi 0,1 µm
Probe N1.50–1500 µm; resolusi 0,1 µm
Probe FN1.5F: 0–1500 µm; N: 0–1500 µm; resolusi 0,1 µm
Probe F1.5R0–1500 µm; resolusi 0,1 µm
Probe F3.50–3500 µm; resolusi 0,1 µm
Probe FN3.5F: 0–3500 µm; N: 0–3000 µm; resolusi 0,1 µm
Probe F100–10000 µm; resolusi 1 µm
Toleransi±(1%H + 1) µm hingga ±(1%H + 5) µm, tergantung probe
Minimum Area DiameterØ7–Ø40 mm, tergantung probe
Radius Kelengkungan MinimumConvex 1,5–10 mm, tergantung probe
Ketebalan Substrat Minimum0,3–2 mm, tergantung probe
Suhu Operasi10–30 °C
Kelembapan≤75% RH
Lingkungan KerjaTidak terdapat medan magnet kuat
Catu DayaLi-ion Battery 3,7 V 2200 mAh
Dimensi203,4 × 92,1 × 52,1 mm
Berat±400 g (unit utama)
Like & Share this post:

Fitur Unggulan

  • Menggunakan prinsip magnetic induction dan eddy current.
  • Mendukung pengukuran coating pada material ferrous dan non-ferrous.
  • Mendukung berbagai pilihan probe sesuai kebutuhan inspeksi.
  • Menyediakan mode DIRECT dan BATCH.
  • Mendukung metode pengukuran CONTINUE dan SINGLE.
  • Menyimpan hingga 10.000 hasil pengukuran.
  • Menampilkan nilai mean, maximum, minimum, jumlah pengukuran, dan standard deviation.
  • Menyediakan fungsi kalibrasi dan koreksi sistem.
  • Mendukung fungsi alarm berdasarkan batas pengukuran yang ditentukan.
  • Menyediakan indikator kondisi baterai.
  • Mendukung pencetakan hasil pengukuran dan data statistik.
  • Menyediakan peringatan kesalahan saat terjadi gangguan pengukuran.
  • Mendukung shutdown manual dan otomatis.
Like & Share this post:

Aplikasi

  • Industri otomotif untuk pemeriksaan ketebalan lapisan cat dan coating.
  • Industri manufaktur untuk pengendalian kualitas produk.
  • Galangan kapal untuk inspeksi coating pada struktur dan komponen kapal.
  • Industri oil and gas untuk pemeriksaan lapisan pelindung pada peralatan dan struktur.
  • Industri petrokimia untuk inspeksi coating pada komponen proses.
  • Konstruksi baja untuk pemeriksaan ketebalan lapisan pelindung.
  • Industri pengecatan untuk mengontrol ketebalan dry film coating.
  • Pelapisan logam untuk memeriksa konsistensi ketebalan lapisan.
  • Quality Control untuk evaluasi hasil proses coating.
  • Incoming Material Inspection untuk memeriksa material dan lapisan pelindung.
Like & Share this post: