Coating Thickness Gauge TIME 2601 (Red)
Jika Anda berminat untuk membeli Coating Thickness Gauge TIME 2601 (Red) yang disediakan oleh ITG Indonesia, silakan langsung hubungi kami melalui:
PT. Instrumentasi Geoteknik Indonesia
Deskripsi
Coating Thickness Gauge TIME 2601 untuk Inspeksi Coating
Coating Thickness Gauge TIME 2601 merupakan alat ukur ketebalan lapisan untuk kebutuhan inspeksi material dan pengendalian kualitas. Perangkat ini mengukur coating secara non-destruktif sehingga pengguna dapat memeriksa permukaan tanpa merusak benda kerja. Sistemnya mendukung material ferrous dan non-ferrous dengan pilihan probe untuk berbagai kebutuhan pengukuran.
Perangkat ini menggunakan dua prinsip pengukuran, yaitu magnetic induction dan eddy current. Magnetic induction digunakan untuk lapisan non-magnetik pada substrat ferrous. Sementara itu, eddy current mengukur lapisan non-konduktif pada substrat non-ferrous. Kombinasi tersebut membuat perangkat cocok untuk pemeriksaan coating pada berbagai jenis material logam.
Pengukuran Material Ferrous dan Non-Ferrous
Coating Thickness Gauge TIME 2601 mendukung pemeriksaan lapisan pada baja, besi, aluminium, tembaga, kuningan, dan material lain yang sesuai. Pengguna dapat memilih probe berdasarkan jenis substrat, ketebalan coating, bentuk permukaan, serta kebutuhan inspeksi. Konfigurasi tersebut membantu teknisi mendapatkan hasil pengukuran yang sesuai dengan karakteristik benda kerja.
Sistem magnetic induction mendukung pengukuran coating pada material ferrous dengan beberapa pilihan probe. Untuk material non-ferrous, sistem eddy current mendukung lapisan non-konduktif. Pengguna juga dapat menggunakan probe N1 untuk pengukuran chrome pada tembaga dengan rentang hingga 40 µm.
Pilihan Probe untuk Berbagai Kebutuhan
TIME 2601 menyediakan enam pilihan probe, yaitu F400, F1, F1/90°, F10, N1, dan CN02. Probe F400 memiliki rentang 0–400 µm, sedangkan F1 dan F1/90° mendukung hingga 1250 µm. Probe F10 memberikan rentang lebih luas hingga 10.000 µm untuk kebutuhan pengukuran coating yang lebih tebal.
Probe N1 memiliki rentang hingga 1250 µm dan mendukung pengukuran chrome pada tembaga hingga 40 µm. Sementara itu, CN02 memiliki rentang 10–200 µm untuk aplikasi tertentu. Pengguna dapat menentukan probe berdasarkan material, area pengukuran, dan rentang ketebalan yang dibutuhkan.
Kalibrasi untuk Mendukung Akurasi
Perangkat menyediakan zero calibration dan foil calibration untuk membantu pengguna menyesuaikan pengukuran. Kalibrasi tersebut membantu memperhitungkan kondisi substrat dan karakteristik permukaan sebelum proses pemeriksaan. Dengan penyesuaian yang tepat, pengguna dapat memperoleh hasil yang lebih konsisten selama inspeksi coating.
Resolusi minimum mencapai 0,1 µm pada beberapa probe. Nilai toleransi bergantung pada probe serta metode kalibrasi yang digunakan. Karena itu, pengguna perlu memilih probe sesuai kebutuhan agar rentang, resolusi, dan akurasi pengukuran sesuai dengan karakteristik lapisan yang diperiksa.
Mode Pengukuran dan Fungsi Statistik
Coating Thickness Gauge TIME 2601 menyediakan mode kerja DIRECT dan BATCH serta mode pengukuran CONTINUE dan SINGLE. Mode SINGLE cocok untuk pemeriksaan titik tertentu. Sebaliknya, mode CONTINUE membantu pengguna mengambil data secara berkelanjutan pada beberapa titik permukaan.
Fungsi statistik membantu pengguna mengevaluasi hasil pengukuran secara lebih sistematis. Perangkat dapat menampilkan nilai mean, maximum, minimum, jumlah pengukuran, dan standard deviation. Informasi tersebut membantu teknisi melihat variasi ketebalan coating dan mengevaluasi konsistensi lapisan pada area pemeriksaan.
Memori Data dan Komunikasi RS232
Perangkat menyediakan memori hingga 640 hasil pengukuran. Kapasitas tersebut membantu pengguna menyimpan data inspeksi tanpa mencatat setiap hasil secara manual. Data yang tersimpan dapat mendukung dokumentasi pemeriksaan dan evaluasi kualitas coating selama proses pengendalian mutu.
TIME 2601 juga menyediakan interface RS232 untuk mendukung komunikasi data. Selain itu, perangkat memiliki fungsi batas pengukuran yang dapat pengguna atur sesuai kebutuhan. Sistem akan memberikan alarm ketika hasil pengukuran berada di luar batas yang telah ditentukan.
Praktis untuk Inspeksi Lapangan
Desain perangkat mendukung penggunaan di laboratorium maupun lokasi inspeksi lapangan. Dimensinya sekitar 230 × 86 × 47 mm, sehingga pengguna dapat membawa perangkat ke berbagai area pemeriksaan. Catu daya menggunakan baterai NiMH rechargeable yang mendukung penggunaan secara portabel.
Layar dengan backlight membantu pengguna membaca hasil pengukuran pada kondisi pencahayaan yang berbeda. Perangkat juga memberikan indikator baterai rendah dan error alarm. Fitur auto shutdown serta manual shutdown membantu pengguna mengelola penggunaan daya selama kegiatan inspeksi.
Aplikasi untuk Pengendalian Kualitas
Alat ini dapat digunakan untuk pemeriksaan cat, plating, enamel, plastik, powder coating, dan lapisan pelindung lainnya. Pengguna dapat memanfaatkannya dalam proses manufaktur, industri logam, pengolahan material, pemeriksaan barang, serta kegiatan inspeksi kualitas. Metode non-destruktif memungkinkan pemeriksaan berlangsung tanpa merusak material.
Untuk kebutuhan inspeksi coating di Indonesia, ITGINDONESIA dapat menyediakan solusi pengukuran ketebalan lapisan sesuai kebutuhan aplikasi. Coating Thickness Gauge TIME 2601 membantu teknisi, inspector, dan tim quality control memperoleh data pengukuran secara praktis. Dukungan berbagai probe juga memudahkan pengguna menyesuaikan perangkat dengan material dan ketebalan coating.
Spesifikasi
| Parameter | Spesifikasi |
| Model | TIME 2601 |
| Warna | Red |
| Prinsip Pengukuran | Magnetic Induction dan Eddy Current |
| Material | Ferrous dan Non-Ferrous |
| Probe | F400, F1, F1/90°, F10, N1, CN02 |
| Rentang F400 | 0–400 µm |
| Rentang F1 | 0–1250 µm |
| Rentang F1/90° | 0–1250 µm |
| Rentang F10 | 0–10000 µm |
| Rentang N1 | 0–1250 µm; 0–40 µm untuk chrome pada tembaga |
| Rentang CN02 | 10–200 µm |
| Resolusi Minimum | 0,1 µm, tergantung probe |
| Kalibrasi | Zero Calibration dan Foil Calibration |
| Mode Kerja | DIRECT dan BATCH |
| Mode Pengukuran | CONTINUE dan SINGLE |
| Statistik | Mean, Maximum, Minimum, Jumlah Pengukuran, Standard Deviation |
| Memori | 640 hasil pengukuran |
| Interface | RS232 |
| Alarm Batas | Dapat disesuaikan |
| Catu Daya | Baterai NiMH rechargeable |
| Suhu Operasi | 0–40 °C |
| Kelembapan | 20–90% |
| Dimensi | 230 × 86 × 47 mm |
Fitur Unggulan
- Menggunakan prinsip magnetic induction dan eddy current.
- Mendukung pengukuran pada material ferrous dan non-ferrous.
- Menyediakan enam pilihan probe untuk berbagai aplikasi.
- Mendukung rentang pengukuran hingga 10000 µm dengan probe F10.
- Menyediakan mode pengukuran CONTINUE dan SINGLE.
- Menyediakan mode kerja DIRECT dan BATCH.
- Mendukung zero calibration dan foil calibration.
- Menyediakan fungsi statistik untuk mean, maximum, minimum, jumlah pengukuran, dan standard deviation.
- Menyimpan hingga 640 hasil pengukuran.
- Menyediakan adjustable limits dengan alarm.
- Dilengkapi layar dengan backlight.
- Menyediakan indikator baterai rendah dan error alarm.
- Mendukung auto shutdown dan manual shutdown.
- Dilengkapi interface RS232.
- Menggunakan baterai NiMH rechargeable.
- Mendukung standar DIN, ISO, ASTM, dan BS.
Aplikasi
- Inspeksi ketebalan cat pada material logam.
- Pemeriksaan coating pada baja dan besi.
- Pengukuran lapisan pada aluminium dan material non-ferrous.
- Pemeriksaan powder coating.
- Pengukuran lapisan epoxy.
- Inspeksi enamel dan lapisan pelindung.
- Pemeriksaan plating dan pelapisan permukaan.
- Inspeksi chrome coating pada tembaga dengan probe N1.
- Quality control dalam proses manufaktur.
- Inspeksi material pada industri logam.
- Incoming material inspection.
- Inspeksi hasil pekerjaan coating di lapangan.
- Pemeriksaan coating untuk kebutuhan laboratorium.
- Pengendalian kualitas dan dokumentasi hasil inspeksi.





