High Stiffness Flexural Machine, 360 kN

Jika Anda berminat untuk membeli High Stiffness Flexural Machine, 360 kN yang disediakan oleh ITG Indonesia, silakan langsung hubungi kami melalui:

PT. Instrumentasi Geoteknik Indonesia

Deskripsi

High Stiffness Flexural Machine 360 kN untuk Pengujian Beton

High Stiffness Flexural Machine 360 kN merupakan mesin laboratorium untuk melakukan berbagai pengujian lentur pada beton dan material konstruksi. Matest merancang model C096N dengan kapasitas beban maksimum 360 kN. Rangka berkekakuan tinggi membantu menjaga stabilitas mesin selama proses pembebanan dan mendukung hasil pengujian yang konsisten.

Mesin ini mendukung pengujian sederhana seperti third-point dan centre-point flexural test pada balok. Selain itu, perangkat mendukung pengujian FRC dengan kontrol perpindahan serta pengujian penyerapan energi pada sprayed concrete. Kemampuan tersebut membuat mesin sesuai untuk laboratorium yang menangani beragam kebutuhan karakterisasi material.

Rangka Berkekakuan Tinggi untuk Hasil Stabil

High Stiffness Flexural Machine 360 kN menggunakan rangka tertutup yang memberikan kekakuan tinggi. Data teknis Matest menyebutkan kekakuan rangka lebih dari 200 kN/mm. Struktur tersebut membantu mengurangi pengaruh deformasi rangka selama pembebanan sehingga sistem dapat menghasilkan pengukuran yang lebih stabil.

Selain itu, mesin menggunakan high-precision electric strain load cell untuk mengukur beban. Sistem tersebut menghilangkan pengaruh berat dan gesekan piston dalam proses pengukuran. Dengan demikian, load cell dapat memberikan pembacaan beban secara lebih akurat selama pengujian berlangsung.

Kapasitas Beban hingga 360 kN

Kapasitas maksimum High Stiffness Flexural Machine 360 kN mencapai 360 kN. Kapasitas tersebut memberikan kemampuan untuk menangani berbagai pengujian material dengan kebutuhan gaya tinggi. Operator dapat menyesuaikan konfigurasi mesin berdasarkan jenis spesimen dan metode pengujian yang digunakan.

Mesin memiliki horizontal daylight sebesar 980 mm antara roller atas dan bawah. Jarak vertikal maksimum bergantung pada aksesori yang digunakan. Konfigurasi tertentu memberikan ruang hingga 350 mm, sehingga mesin dapat menangani spesimen dengan dimensi yang berbeda.

Mendukung Berbagai Jenis Spesimen

High Stiffness Flexural Machine 360 kN dapat mendukung pengujian berbagai jenis spesimen. Pengguna dapat menggunakannya untuk beam, flagstone, block, kerb, FRC, dan slab. Fleksibilitas tersebut membantu laboratorium menggunakan satu mesin untuk berbagai kebutuhan pengujian material konstruksi.

Sistem roller menyediakan pengaturan jarak untuk menyesuaikan konfigurasi pengujian. Roller bagian atas memiliki jarak yang dapat diatur dari 75 hingga 210 mm. Sementara itu, roller bagian bawah memiliki rentang pengaturan dari 75 hingga 850 mm.

Pengaturan Roller yang Praktis

Mesin menyediakan graduated scales untuk membantu operator mengatur posisi roller. Skala tersebut mempermudah penyesuaian jarak sesuai kebutuhan metode pengujian. Operator dapat melakukan konfigurasi secara lebih cepat tanpa mengandalkan perkiraan posisi roller.

Roller tersedia sebagai aksesori dan perlu dipesan secara terpisah sesuai kebutuhan. Pengguna dapat memilih konfigurasi aksesori berdasarkan jenis pengujian yang akan dilakukan. Pendekatan tersebut memberikan fleksibilitas bagi laboratorium dalam menyesuaikan mesin dengan kebutuhan aplikasinya.

Mendukung Pengujian FRC dan Sprayed Concrete

Selain pengujian lentur beton konvensional, mesin ini mendukung aplikasi pada fiber reinforced concrete atau FRC. Sistem dapat mendukung displacement-controlled tests untuk mengevaluasi respons material terhadap perpindahan. Kemampuan tersebut penting dalam penelitian dan pengembangan material beton dengan serat.

Mesin juga dapat mendukung energy absorption test pada sprayed concrete menggunakan perangkat tambahan yang sesuai. Pengujian tersebut membantu mengevaluasi kemampuan material menyerap energi setelah mengalami pembebanan. Laboratorium dapat menggunakan data tersebut untuk mendukung karakterisasi performa material.

Sistem Piston dengan Kontrol Deformasi

High Stiffness Flexural Machine 360 kN menggunakan simple-action piston dengan counterweights untuk meminimalkan gesekan. Sistem ini membantu menjaga pergerakan piston tetap stabil selama proses pembebanan. Mesin juga memiliki piston travel sebesar 140 mm untuk mendukung rentang perpindahan selama pengujian.

Karakteristik deformasi mesin mencapai sekitar 1 mm untuk setiap pembebanan 200 kN. Sistem juga menyediakan piston travel limit device untuk membantu membatasi perjalanan piston. Fitur tersebut meningkatkan kontrol selama pengoperasian mesin dan membantu operator menjalankan pengujian secara lebih terarah.

Mendukung Berbagai Standar Internasional

Mesin C096N mendukung berbagai standar pengujian, termasuk EN 12390-5, EN 12390-6, EN 14488-5, EN 1338, EN 1339, EN 1340, dan EN 196. Mesin juga mendukung ASTM C78, ASTM C293, ASTM C1550, ASTM C496, ASTM C349, serta UNI 9730-3.

Dukungan terhadap berbagai standar membuat mesin cocok untuk laboratorium pengujian material dan konstruksi. Operator dapat memilih aksesori dan konfigurasi yang sesuai dengan metode pengujian. Dengan kemampuan tersebut, mesin mendukung kebutuhan quality control, penelitian, pengembangan material, serta evaluasi performa beton.

Desain Kokoh untuk Laboratorium

Mesin memiliki dimensi sekitar 1.500 × 600 × 1.390 mm dan berat sekitar 900 kg. Struktur tersebut menunjukkan konstruksi yang kokoh untuk kebutuhan pengujian dengan kapasitas tinggi. Laboratorium perlu menyiapkan area pemasangan yang memadai untuk memastikan mesin dapat beroperasi dengan aman dan nyaman.

Sumber daya mesin menggunakan 230 V, 1 phase, 50 Hz, 750 W. Konfigurasi tersebut mendukung penggunaan pada fasilitas laboratorium dengan sumber listrik yang sesuai. Dengan rangka kokoh, load cell presisi tinggi, dan kapasitas 360 kN, High Stiffness Flexural Machine 360 kN menjadi solusi pengujian lentur untuk berbagai material konstruksi.

ITGINDONESIA dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan mesin pengujian beton dan material konstruksi. Perangkat ini memberikan fleksibilitas konfigurasi serta mendukung berbagai standar internasional. Kemampuannya juga membantu laboratorium melakukan pengujian lentur konvensional hingga aplikasi FRC dan sprayed concrete secara lebih terkontrol.

Like & Share this post:

Spesifikasi

ParameterSpesifikasi
ModelC096N
Nama ProdukHigh Stiffness Flexural Machine, 360 kN
Kapasitas Beban360 kN
Pembacaan BebanLoad cell
Kekakuan Rangka> 200 kN/mm
Horizontal Daylight980 mm
Vertical Daylight Maksimum221–350 mm, tergantung aksesori
Jarak Roller Atas75–210 mm
Jarak Roller Bawah75–850 mm
Ram Travel140 mm
Deformasi1 mm setiap 200 kN
Akurasi KalibrasiClass 1
Load CellHigh-accuracy electric strain cell
Dimensi1.500 × 600 × 1.390 mm
BeratSekitar 900 kg
Catu Daya230 V, 1 phase, 50 Hz, 750 W
Like & Share this post:

Fitur Unggulan

  • Kapasitas pengujian mencapai 360 kN.
  • Menggunakan rangka tertutup dengan kekakuan tinggi.
  • Kekakuan rangka mencapai lebih dari 200 kN/mm.
  • Menggunakan high-precision electric strain load cell.
  • Mengurangi pengaruh berat dan gesekan piston terhadap pengukuran.
  • Mendukung third-point dan centre-point flexural test.
  • Mendukung displacement-controlled test untuk FRC.
  • Mendukung energy absorption test pada sprayed concrete.
  • Mendukung berbagai jenis spesimen material konstruksi.
  • Dilengkapi graduated scales untuk memudahkan pengaturan roller.
  • Menggunakan piston dengan counterweights untuk mengurangi gesekan.
  • Dilengkapi piston travel limit device.
  • Memiliki ram travel hingga 140 mm.
  • Memiliki akurasi kalibrasi Class 1.
  • Mendukung berbagai standar EN, ASTM, dan UNI.
Like & Share this post:

Aplikasi

  • Pengujian kekuatan lentur beton.
  • Third-point flexural test pada balok beton.
  • Centre-point flexural test pada spesimen beton.
  • Pengujian fiber reinforced concrete (FRC).
  • Pengujian displacement-controlled pada FRC.
  • Pengujian penyerapan energi pada sprayed concrete.
  • Pengujian flexural strength pada paving slabs.
  • Pengujian balok beton untuk kebutuhan laboratorium.
  • Pengujian flagstone dan concrete block.
  • Pengujian concrete kerb.
  • Pengujian flexural toughness pada concrete slabs.
  • Penelitian dan pengembangan material konstruksi.
  • Quality control beton dan material konstruksi.
  • Pengujian material berdasarkan standar EN dan ASTM.
Like & Share this post: