Crack Depth Gauge TIME TC200
Jika Anda berminat untuk membeli Crack Depth Gauge TIME TC200 yang disediakan oleh ITG Indonesia, silakan langsung hubungi kami melalui:
PT. Instrumentasi Geoteknik Indonesia
Deskripsi
Crack Depth Gauge TIME TC200 untuk Pemeriksaan Retak Beton
Crack Depth Gauge TIME TC200 merupakan alat ukur kedalaman retak beton yang menggunakan prinsip acoustic diffraction. Instrumen ini membantu teknisi mengetahui kedalaman retak tanpa melakukan pembongkaran struktur. Selain itu, TC200 dapat mengukur kecepatan rambat gelombang ultrasonik pada beton untuk mendukung proses evaluasi material.
TIME TC200 termasuk instrumen non-destructive testing (NDT) yang menggabungkan pengukuran, penyimpanan data, dan pengolahan hasil dalam satu perangkat. Sistem tersebut membantu operator menjalankan pemeriksaan secara lebih terstruktur. Karena itu, TC200 cocok untuk kebutuhan inspeksi beton pada proyek konstruksi dan evaluasi struktur.
Prinsip Kerja Acoustic Diffraction
TIME TC200 memanfaatkan prinsip difraksi akustik untuk memperkirakan kedalaman retak. Operator menempatkan transduser pada titik pengujian di sekitar retakan. Sistem kemudian menggunakan karakteristik rambatan gelombang ultrasonik dalam material untuk menentukan kedalaman retak yang terdapat pada beton.
Sebelum mengukur kedalaman retak, operator dapat melakukan pengujian kecepatan rambat suara pada beton. Nilai tersebut menjadi parameter penting dalam proses perhitungan. Operator juga dapat memasukkan nilai kecepatan suara secara manual ketika data pengujian sebelumnya sudah tersedia.
Rentang Pengukuran hingga 500 mm
Crack Depth Gauge TIME TC200 memiliki rentang pengukuran kedalaman retak 4–500 mm. Rentang tersebut memberikan fleksibilitas bagi teknisi untuk memeriksa retakan dengan kedalaman yang beragam. Sistem juga menyediakan toleransi pengukuran sesuai kedalaman retak yang operator periksa.
Untuk retak dengan kedalaman kurang dari 50 mm, TC200 memiliki toleransi ≤5 mm. Sementara itu, pengukuran retak dengan kedalaman lebih dari 50 mm menggunakan toleransi ≤10% × W, dengan W sebagai nilai kedalaman retak. Parameter tersebut membantu pengguna memahami batas toleransi hasil pengukuran.
Pembacaan Digital yang Praktis
TIME TC200 menggunakan large graphic display untuk menampilkan informasi pengukuran. Layar tersebut membantu operator membaca hasil secara langsung selama proses pemeriksaan. Sistem juga menggunakan tampilan bahasa Inggris sehingga pengguna dapat mengikuti menu dan fungsi alat secara lebih mudah.
Selain itu, TC200 menampilkan nilai kedalaman retak secara digital. Operator tidak perlu melakukan pembacaan skala secara manual setelah proses pengukuran selesai. Tampilan digital tersebut membantu mempercepat pemeriksaan ketika teknisi harus mengevaluasi banyak titik retakan pada satu struktur.
Bracket untuk Menjaga Posisi Pengujian
TIME TC200 menggunakan special bracket untuk membantu menjaga posisi dua titik pengujian. Bracket tersebut membantu operator mempertahankan jarak dan posisi transduser secara konsisten. Dengan posisi yang lebih terkontrol, operator dapat menjalankan pengukuran secara lebih sistematis.
Konsistensi posisi pengujian menjadi faktor penting dalam pemeriksaan kedalaman retak. Karena itu, operator perlu memasang bracket dengan tepat sebelum menjalankan pengukuran. Operator juga perlu memastikan permukaan beton cukup bersih agar transduser dapat bekerja dengan baik.
Penyimpanan Data untuk Dokumentasi
TC200 memiliki memori internal yang mampu menyimpan hingga 25.000 data pengujian. Kapasitas tersebut memberikan ruang yang cukup untuk menyimpan hasil pemeriksaan dari banyak titik dan komponen. Operator dapat memanfaatkan data tersebut untuk kebutuhan dokumentasi dan evaluasi pekerjaan.
Selain penyimpanan internal, TC200 menyediakan fungsi transfer data melalui RS232. Fitur tersebut memungkinkan pengguna menghubungkan instrumen dengan komputer untuk mengelola hasil pemeriksaan. Dengan demikian, tim teknis dapat mengolah data dan menyiapkan dokumentasi pengujian secara lebih terstruktur.
Desain Portabel untuk Inspeksi Lapangan
Crack Depth Gauge TIME TC200 memiliki dimensi sekitar 210 × 153 × 90 mm dengan bobot sekitar 880 gram. Ukuran tersebut membuat instrumen relatif mudah dibawa ke lokasi proyek. Sistem menggunakan enam baterai AA atau LR6 sebagai sumber daya untuk mendukung pekerjaan lapangan.
TC200 juga mendukung penggunaan pada lingkungan dengan suhu operasi -10 hingga 40 °C. Kelembapan relatif lingkungan pengoperasian berada di bawah 90%. Spesifikasi tersebut membantu teknisi menggunakan alat pada berbagai kondisi inspeksi sesuai batas operasional instrumen.
Aplikasi untuk Evaluasi Struktur Beton
TIME TC200 cocok untuk pemeriksaan kedalaman retak pada struktur beton. Teknisi dapat menggunakan alat ini pada pekerjaan inspeksi bangunan, struktur sipil, proyek konstruksi, serta kegiatan pemeliharaan infrastruktur. Data kedalaman retak dapat membantu tim teknis melakukan evaluasi kondisi struktur secara lebih terarah.
Selain pengukuran kedalaman retak, TC200 juga mendukung pengukuran kecepatan rambat gelombang ultrasonik. Fungsi tersebut memberikan informasi tambahan mengenai karakteristik material beton. Operator dapat menggabungkan data tersebut dengan metode inspeksi lain untuk memperoleh evaluasi kondisi struktur yang lebih menyeluruh.
Pilihan Crack Depth Gauge dari ITGINDONESIA
ITGINDONESIA menyediakan Crack Depth Gauge TIME TC200 untuk kebutuhan pengujian dan inspeksi struktur beton. Kombinasi metode acoustic diffraction, pengukuran digital, penyimpanan data, serta koneksi RS232 mendukung kebutuhan pemeriksaan profesional.
Dengan rentang pengukuran hingga 500 mm, TC200 dapat menangani berbagai kebutuhan pemeriksaan kedalaman retak. Desain portabel juga memudahkan teknisi membawa instrumen menuju lokasi pengujian. Oleh karena itu, Crack Depth Gauge TIME TC200 menjadi pilihan praktis untuk pekerjaan NDT dan evaluasi kondisi struktur beton.
Spesifikasi
| Parameter | Spesifikasi |
| Model | TIME TC200 |
| Jenis Instrumen | Crack Depth Gauge |
| Metode Pengukuran | Acoustic diffraction |
| Fungsi Pengukuran | Kedalaman retak beton dan kecepatan rambat gelombang ultrasonik |
| Rentang Pengukuran | 4–500 mm |
| Toleransi < 50 mm | ≤ 5 mm |
| Toleransi > 50 mm | ≤ 10% × W, dengan W sebagai kedalaman retak |
| Memori | 25.000 data pengujian |
| Display | Large graphic display |
| Antarmuka | RS232 |
| Catu Daya | 6 × baterai AA (LR6) |
| Suhu Operasional | -10 hingga 40 °C |
| Kelembapan Operasional | < 90% |
| Dimensi | 210 × 153 × 90 mm |
| Berat | 880 g |
Fitur Unggulan
- Mengukur kedalaman retak beton menggunakan prinsip acoustic diffraction.
- Mendukung pengukuran kecepatan rambat gelombang ultrasonik pada beton.
- Memiliki rentang pengukuran kedalaman retak 4–500 mm.
- Menampilkan hasil kedalaman retak secara digital.
- Menggunakan large graphic display untuk memudahkan pembacaan.
- Dilengkapi special bracket untuk membantu menjaga posisi dua titik pengujian.
- Menyimpan hingga 25.000 data hasil pengujian.
- Mendukung pengelolaan data untuk kebutuhan analisis dan pelaporan.
- Menyediakan antarmuka RS232 untuk transfer data ke komputer.
- Memiliki desain portabel dengan bobot sekitar 880 gram.
- Menggunakan enam baterai AA (LR6) sebagai sumber daya.
- Mendukung fungsi deteksi otomatis, penyimpanan data, dan output data.
Aplikasi
- Pengukuran kedalaman retak pada struktur beton.
- Inspeksi retak pada bangunan dan struktur konstruksi.
- Pemeriksaan struktur beton pada proyek infrastruktur.
- Evaluasi kondisi beton menggunakan metode non-destruktif.
- Pengukuran kecepatan rambat gelombang ultrasonik pada beton.
- Pemeriksaan kondisi struktur sipil dan elemen beton.
- Inspeksi pemeliharaan bangunan dan infrastruktur.
- Dokumentasi hasil pengujian kedalaman retak.
- Pengumpulan data untuk analisis kondisi struktur.
- Pekerjaan NDT oleh teknisi, konsultan, laboratorium, dan tenaga profesional.





