Rain Gauge Observasi Hujan Untuk Pengamatan Cuaca Rika RK400-12

Jika Anda berminat untuk membeli Rain Gauge Observasi Hujan Untuk Pengamatan Cuaca Rika RK400-12 yang disediakan oleh ITG INDONESIA, silakan langsung hubungi kami melalui:

PT.ITG INDONESIA

Deskripsi

RIKA RK400-12 Rain Gauge Observasi Hujan

RIKA RK400-12 merupakan rain gauge observasi hujan yang dirancang untuk melakukan pengukuran curah hujan secara manual dengan tingkat akurasi yang tinggi. Berbeda dengan rain gauge otomatis yang menggunakan sistem elektronik, perangkat ini mengandalkan metode observasi langsung melalui tabung ukur sehingga sangat sesuai untuk stasiun meteorologi, penelitian hidrologi, pertanian, serta kegiatan pengamatan cuaca yang membutuhkan pencatatan manual.

Sistem pengukuran RIKA RK400-12 menggunakan kolektor berdiameter 200 mm yang menangkap air hujan kemudian menyalurkannya ke dalam tabung penampung transparan. Setelah periode pengamatan selesai, operator membaca tinggi air berdasarkan skala pengukuran dan mencatat hasilnya sebagai data curah hujan harian maupun periodik.

Pengukuran Curah Hujan Secara Manual

RIKA RK400-12 bekerja menggunakan metode artificial observation, yaitu pengamatan curah hujan secara langsung oleh operator. Air hujan yang masuk melalui kolektor akan melewati saringan kemudian terkumpul di dalam tabung ukur tanpa memerlukan sumber daya listrik maupun sistem komunikasi digital.

Metode ini memberikan kemudahan dalam proses observasi karena pengguna dapat menentukan sendiri jadwal pembacaan sesuai prosedur pengamatan meteorologi. Hasil pengukuran juga dapat digunakan sebagai data pembanding terhadap sistem rain gauge otomatis pada jaringan monitoring cuaca.

Kolektor Standar Meteorologi Ø200 mm

Salah satu komponen utama RIKA RK400-12 adalah kolektor hujan dengan diameter 200 mm dan sudut collector sekitar 40–45°. Ukuran tersebut mengikuti prinsip pengumpulan presipitasi yang umum digunakan pada pengamatan meteorologi sehingga mampu menangkap air hujan secara representatif dari area pengamatan.

Kolektor dipasang pada bagian atas silinder stainless steel dan dilengkapi filter penyaring untuk membantu mencegah daun, serangga, maupun kotoran masuk ke dalam tabung penampung. Desain ini membantu menjaga kualitas hasil observasi selama penggunaan di lapangan.

Tabung Ukur Presisi dengan Resolusi 1 mm

RIKA RK400-12 menggunakan tabung ukur berbahan polycarbonate (PC) yang memiliki kapasitas lebih dari 7 liter. Tabung ini dilengkapi skala pembacaan dengan resolusi minimum 1 mm, sehingga operator dapat melakukan pencatatan curah hujan secara mudah dan konsisten.

Setelah pengamatan selesai, tabung dapat dilepas dari silinder utama untuk memudahkan pembacaan dan pengosongan air. Proses tersebut membuat perangkat praktis digunakan pada kegiatan observasi harian maupun penelitian jangka panjang.

Konstruksi Stainless Steel untuk Penggunaan Outdoor

RIKA RK400-12 menggunakan silinder berbahan stainless steel 304 yang dirancang untuk menghadapi kondisi lingkungan luar ruangan. Material ini memiliki ketahanan terhadap korosi, paparan hujan, serta perubahan suhu sehingga mendukung penggunaan jangka panjang pada stasiun cuaca permanen.

Sensor dapat beroperasi pada suhu sekitar -20°C hingga +70°C selama kondisi tidak mengalami pembekuan. Kombinasi material stainless steel dan tabung polycarbonate memberikan keseimbangan antara ketahanan mekanis dan kemudahan observasi visual.

Praktis untuk Observasi dan Validasi Data

Keunggulan RIKA RK400-12 bukan hanya sebagai alat ukur curah hujan manual, tetapi juga sebagai instrumen validasi terhadap sistem monitoring otomatis. Banyak lembaga meteorologi menggunakan rain gauge observasi sebagai referensi pembanding untuk memastikan akurasi data dari tipping bucket maupun weather station elektronik.

Karena tidak bergantung pada sensor elektronik, perangkat tetap dapat digunakan pada lokasi terpencil tanpa kebutuhan catu daya. Hal ini menjadikannya pilihan yang ekonomis untuk kegiatan survei lapangan dan pengamatan lingkungan.

Aplikasi RIKA RK400-12

RIKA RK400-12 dapat digunakan pada berbagai kebutuhan pengamatan curah hujan, termasuk stasiun meteorologi, penelitian hidrologi, pertanian, pengelolaan sumber daya air, pendidikan, konservasi lingkungan, hingga pemantauan daerah aliran sungai. Data hasil observasi manual membantu mendukung analisis pola hujan, evaluasi iklim lokal, serta dokumentasi presipitasi pada berbagai wilayah.

Metode observasi langsung juga memberikan kemudahan bagi institusi pendidikan dalam memperkenalkan prinsip dasar pengukuran curah hujan kepada mahasiswa maupun peneliti.

Solusi Rain Gauge Manual untuk Observasi Meteorologi

RIKA RK400-12 menggabungkan kolektor Ø200 mm, tabung ukur beresolusi 1 mm, kapasitas penampung lebih dari 7 liter, serta konstruksi stainless steel 304 dalam satu rain gauge observasi yang sederhana dan andal. Sistem ini memberikan solusi praktis untuk memperoleh data curah hujan secara manual dengan akurasi yang konsisten.

Jika Anda membutuhkan RIKA RK400-12 untuk pengamatan cuaca, penelitian hidrologi, pertanian, pendidikan, maupun monitoring lingkungan, kunjungi website ITG Indonesia untuk memperoleh informasi produk, spesifikasi teknis, dan solusi instrumentasi yang sesuai dengan kebutuhan proyek Anda.

Like & Share this post:

Spesifikasi

Parameter SpesifikasiDetail Deskripsi Teknis
Model ProdukRain Gauge Observasi Hujan Untuk Pengamatan Cuaca Rika RK400-12
Prinsip PengukuranTipping Bucket Rain Gauge (Mekanisme Ember Jungkit Presisi)
Diameter Corong (Collector Area)Ø 200 mm (Sesuai Standar Meteorologi Internasional WMO)
Resolusi Curah Hujan0.1 mm / 0.2 mm / 0.5 mm (Dapat Disesuaikan)
Akurasi Pengukuran± 2% (pada laju hujan ≤ 10 mm/jam) / ± 4% (pada laju hujan ≤ 30 mm/jam)
Rentang Pengukuran Laju Hujan0 – 4 mm/menit (Maksimum hingga 8 mm/menit)
Sinyal Output & KomunikasiPulse Output (Dry Contact Reed Switch) / RS485 (Protokol Modbus-RTU)
Material Casing & Ember JungkitStainless Steel 304 Heavy Duty & Engineered ABS Plastics Internal Bucket
Tingkat Perlindungan IP & SuhuIP65 Weatherproof / Operasional -20°C hingga +80°C
Catu Daya (Power Supply)Passive Dry Contact (Tanpa Daya) / 5 – 24 VDC (Untuk Output RS485)
Like & Share this post:

Fitur Unggulan

  • Desain Corong Berstandar Internasional WMO: Diameter penampung 200 mm memastikan akuisisi sampel air hujan sangat representatif.
  • Konstruksi Bodi Stainless Steel Tahan Karat: Melindungi sensor dari korosi cuaca, radiasi UV intensif, serta benturan fisik outdoor.
  • Mekanisme Tipping Bucket Berpresisi Tinggi: Dilengkapi sakelar reed switch ganda untuk memastikan ketepatan penghitungan impuls pulsa.
  • Filter Penyaring Sampah Terintegrasi: Mencegah masuknya dedaunan, kotoran, dan serangga ke dalam mekanisme ember jungkit internal.
  • Waterpass Internal untuk Kemudahan Instalasi: Memudahkan teknisi memastikan kerataan posisi sensor pada tiang stasiun cuaca.
Like & Share this post:

Aplikasi

  • Stasiun Pemantauan Cuaca Otomatis (AWS): Komponen utama pengamatan presipitasi pada jaringan meteorologi dan klimatologi.
  • Pengelolaan Sumber Daya Air & Bendungan: Monitoring pasokan air hujan untuk perhitungan volume penampungan reservoir.
  • Sistem Peringatan Dini Banjir (Early Warning System): Pemantauan intensitas curah hujan tinggi secara otomatis pada daerah aliran sungai (DAS).
  • Sektor Pertanian & Perkebunan Kelapa Sawit: Pengukuran akumulasi presipitasi untuk estimasi kebutuhan irigasi dan jadwal pemupukan.
  • Riset Sains & Lingkungan Hidup: Studi observasi pola hujan lokal dan evaluasi dampak perubahan iklim global.
Like & Share this post: