Ultrasonic Sludge Density Meter – ENV200

Jika anda berminat untuk membeli alat Ultrasonic Sludge Density Meter – ENV200 yang disediakan oleh ITG Indonesia, silahkan anda langsung hubungi kami melalui :

PT. Instrumentasi Geoteknik Indonesia

Deskripsi

Ultrasonic Sludge Density Meter ENV200

Ultrasonic Sludge Density Meter ENV200 merupakan alat ukur untuk memantau kepadatan suspended solid atau padatan tersuspensi di dalam cairan secara kontinu. Perangkat ini dirancang untuk membantu pemantauan proses pada fasilitas pengolahan air dan air limbah yang membutuhkan informasi mengenai konsentrasi padatan dalam aliran atau tangki. Sistem ENV200 terdiri dari controller, sensor, dan junction box yang bekerja bersama untuk menghasilkan pengukuran secara stabil.

ENV200 mendukung kebutuhan pengukuran secara real-time sehingga operator dapat memantau perubahan kondisi media selama proses berlangsung. Perangkat ini dapat digunakan pada berbagai aplikasi industri yang membutuhkan pemantauan kepadatan lumpur atau suspended solid secara berkelanjutan.

Pengukuran Densitas dengan Teknologi Ultrasonik

ENV200 menggunakan prinsip pengukuran ultrasonik untuk mengetahui kepadatan padatan tersuspensi dalam cairan. Sistem tidak hanya memperhatikan ukuran sinyal yang diterima, tetapi juga memanfaatkan informasi mengenai perubahan kecepatan suara dan temperatur pada proses. Pendekatan tersebut membantu sistem menentukan validitas hasil pengukuran berdasarkan kondisi operasional dan kondisi air.

Teknologi EEAM (Envelope Energy Average Method) menjadi salah satu bagian penting dalam sistem pengukuran ENV200. Metode ini menggunakan energi dari envelope sinyal penerimaan sebagai dasar perhitungan, sehingga sistem dapat memperoleh informasi pengukuran dari karakteristik sinyal ultrasonik yang diterima sensor.

Monitoring Secara Kontinu dan Real-Time

Salah satu keunggulan ultrasonic sludge density meter ENV200 adalah kemampuannya melakukan pengukuran secara kontinu. Operator dapat memantau kondisi kepadatan suspended solid selama proses berjalan tanpa harus melakukan pengukuran manual secara berkala.

ENV200 juga mendukung pemantauan kondisi proses seperti run, stop, full, dan empty. Fitur tersebut membantu sistem mengenali kondisi operasional sehingga hasil pengukuran dapat digunakan dengan lebih tepat sesuai keadaan proses yang sedang berlangsung.

Kemampuan monitoring kontinu sangat berguna pada proses yang membutuhkan pengawasan konsentrasi lumpur secara konsisten. Operator dapat menggunakan informasi tersebut sebagai salah satu dasar untuk mengevaluasi kondisi proses dan melakukan penyesuaian operasional ketika diperlukan.

Pilihan Sensor Sesuai Kebutuhan Instalasi

ENV200 menyediakan beberapa pilihan sensor agar pemasangan dapat disesuaikan dengan kondisi lapangan. Pilihan tersebut mencakup spool-piece, tank-mount, dan clamp-on. Setiap tipe sensor memiliki karakteristik pemasangan yang berbeda sehingga pengguna dapat memilih konfigurasi berdasarkan bentuk instalasi dan media yang akan diukur.

Sensor spool-piece dapat digunakan pada instalasi perpipaan dengan ukuran yang sesuai, sedangkan sensor tank-mount ditujukan untuk kebutuhan pengukuran pada tangki. Untuk kebutuhan pengukuran dari sisi luar pipa, tersedia konfigurasi clamp-on yang memungkinkan sensor dipasang pada bagian luar jalur pipa.

Pilihan konfigurasi tersebut membuat ENV200 lebih fleksibel untuk diterapkan pada berbagai kondisi instalasi tanpa harus menggunakan satu jenis sensor untuk semua kebutuhan.

Data Logging dan Trend Monitoring

ENV200 dilengkapi fungsi penyimpanan data yang mendukung pencatatan hasil pengukuran dalam jumlah besar. Sistem dapat menyimpan data pengukuran dan menampilkannya dalam bentuk trend sehingga operator dapat melihat perubahan kondisi kepadatan dari waktu ke waktu.

Fungsi data logging membantu pengguna melakukan dokumentasi hasil monitoring tanpa harus mencatat setiap perubahan secara manual. Data yang tersimpan juga dapat digunakan sebagai bahan evaluasi untuk melihat pola perubahan konsentrasi suspended solid selama proses berlangsung.

Controller ENV200 menyediakan tampilan informasi seperti nilai densitas, waktu, trend data, mA, diagnosis, dan echo profile. Tampilan tersebut membantu operator memperoleh informasi pengukuran dan kondisi sistem melalui satu unit controller.

Aplikasi untuk Pengolahan Air dan Industri

Ultrasonic Sludge Density Meter ENV200 dapat digunakan pada berbagai aplikasi yang membutuhkan pemantauan suspended solid, termasuk pengolahan air dan air limbah. Perangkat ini juga sesuai untuk kebutuhan industri seperti pulp and paper, food and beverage, chemical, power plant, dan mining.

Pengukuran densitas secara kontinu membantu operator memperoleh gambaran kondisi padatan dalam proses tanpa harus menghentikan kegiatan monitoring. Dengan pilihan sensor dan fitur pengolahan data yang tersedia, ENV200 dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengukuran pada instalasi yang berbeda.

Solusi Monitoring Densitas Lumpur yang Fleksibel

ENV200 menggabungkan teknologi ultrasonik, pengukuran kontinu, pemantauan kondisi proses, data logging, dan pilihan sensor dalam satu sistem. Kombinasi tersebut memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang membutuhkan pemantauan kepadatan suspended solid secara stabil dan berkelanjutan.

Jika Anda membutuhkan ultrasonic sludge density meter untuk pengolahan air, air limbah, maupun kebutuhan monitoring industri, ENV200 dapat menjadi pilihan untuk mendukung pengukuran dan pemantauan proses. Untuk mendapatkan informasi produk, spesifikasi, serta solusi instrumentasi lainnya, kunjungi website ITG Indonesia dan temukan perangkat yang sesuai dengan kebutuhan pengukuran Anda.

Like & Share this post:

Fitur Unggulan

Fitur Ultrasonic Sludge Density Meter

  • Pengukuran kontinu
  • Pemantauan proses (berjalan, berhenti, penuh, kosong)
  • Pencatatan data hingga 10.000 titik
  • EEAM (Metode Envelope Energy Average)
  • Berbagai jenis sensor
  • Tidak memerlukan jalur bypass atau alat khusus untuk pemasangan

Fitur Clamp-On Ultrasonic Sludge Density Meter

  • Pengukuran kontinu
  • Perawatan rendah
  • Tidak perlu pembersihan sensor akibat adhesi lumpur
  • Tidak ada keausan akibat aliran medium
  • Tidak memerlukan alat khusus untuk pemasangan
  • Dapat digunakan di ruang kecil
  • Tanpa Biaya Tambahan
    • Tidak memerlukan jalur pipa tambahan untuk pembersihan sensor
    • Tidak memerlukan jalur bypass untuk pemeliharaan
  • Tanpa Batasan Pengukuran ASF (Automatic Signal Filter)
    • Dapat digunakan untuk hampir semua jenis lumpur
Like & Share this post:

Spesifikasi

Clamp-On Ultrasonic Sludge Density Meter | ENV200

Controller
Function
Sludge Density measurementConvert attenuated ultrasonic signal to density
DisplayGraphic LCD (240×128)
Main ScreenNumeric, Echo profile, Information screen
Current Output4~20 mA, nom. Load 250Ω (100~750Ω)
Digital CommunicationRS232 (Default) or RS485 (Optional)
Data SavingMaximum 400 days (10K point)
Customer Input
Membrane 7 keys UP, Down, Left, Right, P (Program), S (Set), E (Exit)
LanguageEnglish, Korean Chinese or Japanese
Main Screen InformationDensity, Time, Current output, Temperature etc.
Relay1 SPDT (5A, 250VAC)
ProtocolStandard
Measurement
Measuring Range
0 ~ 500,000mg/l (0 ~ 50%), 1,000 ~ 3,000kg/m³ (1.000 ~ 3.000g/cm³)
Resolution
0.1% or 0.01% (Selectable) 1kg/m³, 0.001 g/cm³
Frequency [k Hz]699 ~ 2,041 (47 steps)
Measuring Unit% ,
P PM
kg/m³,
g/ cm³
Accuracy±0.15% (±0.5% of F.S.)
±15 kg/m³ , ±0.015 g/cm³
S2C Clamp on type sensor
Specifications
IP RatingIP68
PressureNo Limit
Applied controllerC2S
Applied Pipe DN50 ~ 300 (STS & Metal)
50 ~ 600 (PVC & Plastic)
Operating Temp.-10 ~ 70 °C (14~158 °F)
Cable Length10m
Weight0.8 kg (includes 2 sensors and 10m cable)
MaterialBody: Polycarbonate,
Acoustic window: MC Nylon

*The maximum pipe size depends on the sludge type or density.

Clamp-On Ultrasonic Sludge Density Meter | ENV200-C

Like & Share this post: