Settlement Plate Penurunan Tanah
Jika Anda berminat untuk membeli Settlement Plate Penurunan Tanah yang disediakan oleh ITG Indonesia, silakan langsung hubungi kami melalui:
PT. Instrumentasi Geoteknik Indonesia
Deskripsi
Settlement Plate Plat Penurunan Tanah
Settlement Plate merupakan instrumen geoteknik yang digunakan untuk memantau penurunan vertikal tanah pada area yang mengalami pembebanan atau proses konsolidasi. Perangkat ini bekerja sebagai titik referensi permanen untuk mengukur perubahan elevasi permukaan tanah selama tahapan konstruksi berlangsung. Data hasil monitoring membantu engineer mengevaluasi laju penurunan tanah sehingga keputusan teknis dapat dilakukan berdasarkan kondisi aktual di lapangan.
Dalam proyek geoteknik, Settlement Plate banyak digunakan pada pekerjaan timbunan, reklamasi, bendungan, tanggul, jalan tol, pelabuhan, hingga kawasan industri. Sistemnya sederhana namun mampu memberikan data deformasi vertikal yang sangat penting untuk analisis konsolidasi dan stabilitas tanah.
Monitoring Penurunan Tanah Secara Berkala
Fungsi utama Settlement Plate adalah memantau perubahan elevasi tanah akibat beban timbunan maupun struktur yang dibangun di atasnya. Plat baja dipasang pada permukaan tanah asli sebelum proses penimbunan dimulai. Ketika tanah mengalami konsolidasi, plat akan bergerak turun mengikuti lapisan tanah sehingga perubahan elevasi dapat diukur secara berkala menggunakan metode survei leveling.
Pengukuran dilakukan terhadap batang referensi atau pipa aluminium yang terhubung langsung dengan plat dasar. Selisih elevasi dari setiap periode pengamatan menjadi data utama dalam evaluasi penurunan tanah.
Plat Baja sebagai Titik Referensi Pengukuran
Settlement Plate menggunakan plat baja sebagai komponen utama yang berfungsi menerima pergerakan tanah secara langsung. Plat memiliki ukuran standar 500 × 500 mm dengan ketebalan sekitar 5 mm, sehingga mampu memberikan bidang kontak yang stabil pada permukaan tanah.
Bagian plat dihubungkan dengan angkur segitiga untuk membantu menjaga posisi selama pemasangan. Sistem ini memungkinkan plat tetap mengikuti pergerakan tanah tanpa mengalami perpindahan horizontal yang signifikan.
Pipa Aluminium untuk Pembacaan Elevasi
Bagian atas Settlement Plate menggunakan pipa aluminium berdiameter 2 inci sebagai batang referensi pengukuran. Pipa dipasang secara vertikal dan dapat diperpanjang menggunakan sambungan apabila tinggi timbunan terus bertambah selama proses konstruksi.
Keberadaan batang referensi memudahkan tim survey melakukan pembacaan elevasi menggunakan automatic level, digital level, maupun total station. Dengan metode tersebut, perubahan posisi plat dapat dipantau tanpa harus membongkar timbunan yang berada di atasnya.
Konstruksi Sederhana dengan Spesifikasi Custom
Selain ukuran standar, Settlement Plate juga tersedia dalam konfigurasi custom sesuai kebutuhan proyek. Pengguna dapat menentukan ukuran plat, panjang pipa, diameter batang, maupun konfigurasi sambungan berdasarkan kondisi lapangan dan desain monitoring geoteknik.
Fleksibilitas tersebut membuat perangkat sesuai untuk berbagai jenis proyek dengan ketebalan timbunan dan kedalaman konsolidasi yang berbeda. Material logam yang digunakan juga mendukung penggunaan jangka panjang pada lingkungan konstruksi.
Mendukung Analisis Konsolidasi Tanah
Data yang diperoleh dari Settlement Plate menjadi salah satu parameter penting dalam analisis konsolidasi tanah. Informasi penurunan aktual dapat dibandingkan dengan prediksi desain untuk mengetahui tingkat konsolidasi yang telah tercapai selama proses pembebanan.
Monitoring secara berkala membantu engineer menentukan apakah tanah telah mencapai kondisi yang cukup stabil sebelum pekerjaan berikutnya dilaksanakan. Dengan demikian, risiko penurunan berlebih setelah konstruksi dapat dikurangi melalui evaluasi berbasis data lapangan.
Aplikasi Settlement Plate
Settlement Plate digunakan pada berbagai pekerjaan geoteknik yang membutuhkan monitoring deformasi vertikal tanah. Aplikasinya meliputi proyek jalan tol, reklamasi lahan, bendungan, tanggul, pelabuhan, area timbunan, kawasan industri, serta pembangunan infrastruktur di atas tanah lunak.
Instrumen ini juga banyak digunakan dalam proyek perbaikan tanah dengan preload maupun surcharge karena mampu memberikan informasi mengenai perkembangan settlement selama proses konsolidasi berlangsung.
Solusi Monitoring Penurunan Tanah
Settlement Plate menggabungkan plat baja, angkur, pipa aluminium, dan sistem pembacaan elevasi dalam satu instrumen monitoring geoteknik yang sederhana namun efektif. Konstruksi yang kokoh, konfigurasi yang dapat disesuaikan, serta metode pengukuran yang mudah menjadikannya solusi ideal untuk memantau penurunan tanah pada berbagai proyek konstruksi.
Jika Anda membutuhkan Settlement Plate untuk monitoring timbunan, reklamasi, bendungan, jalan tol, pelabuhan, maupun proyek geoteknik lainnya, kunjungi website ITG Indonesia untuk memperoleh informasi produk, spesifikasi teknis, dan solusi instrumentasi yang sesuai dengan kebutuhan proyek Anda.
Spesifikasi
Spesifikasi
| Spesifikasi Plate | 50x50cm |
| Ketebalan Plat | 5mm |
| Angkur segitiga | 10x10cm |
| pipa aluminium ketebalan | 1mm |
| diameter pipa aluminium | 2inch |
Fitur
- Plat Dasar Baja Tebal & Kokoh: Memberikan tumpuan yang stabil di atas tanah asli tanpa risiko deformasi saat tertimbun tanah padat.
- Sistem Pipa Pelindung Bebas Gesekan: Penggunaan outer casing memastikan pipa dalam hanya merespons pergerakan tanah dasar murni.
- Sambungan Drat Presisi: Memudahkan penyambungan segmen pipa secara bertahap mengikuti elevasi ketinggian timbunan baru.
- Perlindungan Anti-Korosi Tingkat Tinggi: Seluruh komponen dilapisi bahan tahan karat untuk daya tahan pemantauan jangka panjang.
- Metode Pemantauan Ekonomis: Memberikan data penurunan tanah yang sangat akurat dengan biaya investasi instrumen yang terjangkau.
Aplikasi
- Konstruksi Jalan Tol & Jalan Raya: Memantau penurunan tanah dasar di bawah timbunan tinggi (high embankment) pada tanah lunak.
- Proyek Reklamasi Pantai: Mengukur laju konsolidasi tanah hasil pengerukan dan timbunan pasir pantai.
- Pembangunan Landasan Pacu Bandara: Menjamin stabilitas tanah dasar sebelum tahap perkerasan aspal atau beton dimulai.
- Monitoring Timbunan Preloading: Menentukan waktu optimum pelepasan beban sementara (preload) berbasis grafik konsolidasi.
- Area Area Industrial & Pelabuhan: Memantau settlement tanah pada lokasi pembangunan lapangan penumpukan kontainer (container yard).

